Carlo Ancelotti Siap Adu Pintar dengan Bekas Asistennya

Gilabola.com – Carlo Ancelotti kini sangat siap untuk adu pintar dengan sosok bekas asistennya sendiri. Laga kali ini diprediksi akan sangat sengit.

Carlo Ancelotti dan Bayern Munchen akan berduel melawan Real Madrid untuk memperebutkan tiket menuju semi-final dan Carlo Ancelotti mengaku sudah tidak sabar melakoni laga tersebut.

Nama Ancelotti akan tertulis di lembaran sejarah Los Blacos usai mempersembahkan piala Liga Champions ke-10, atau yang biasa disebut La Decima, dengan menaklukan Atletico Madrid, pada 2014 silam

Kini, pelatih asal Italia itu menangani Bayern dengan impian untuk menyabet trebel di akhir musim nanti, menyamai kesuksesan Jupp Heynckes di 2013 lalu.

Sayangnya jalan menuju raihan tiga piala itu harus dijalani dengan menghadapi bekas asistennya dahulu yang kini menangani Los Merengues, Zinedine Zidane.

Bagi Ancelotti, skuatnya penuh percaya diri dan tidak takut menghadapi Madrid, dan malahan menunggu dengan tidak sabar laga nanti.

“Pertandingan melawan Real Madrid akan spesial bagi saya. Ini akan menjadi pertandingan yang menarik melawan mereka,” ujar Ancelotti pada konferensi pers menjelang laga kontra Borussia Monchengladbach di pentas Liga Jerman akhir pekan nanti.

“Kami mempunyai banyak kepercayaan diri dan ingin memenangi Liga Champions musim ini.”

“Saya rasa kami mempunyai kemampuan untuk menaklukan Real Madrid. Tapi mereka tim yang fantastis dan dengan pelatih yang fantastis pula.”

Saat ini Zidane baru meraih satu piala Liga Champions, di musim lalu, setelah menggantikan sosok Rafael Benitez yang menjadi suksesor Ancelotti dan Los Blancos menguasai papan klasemen Liga Spanyol musim ini.

Sedangkan Ancelotti sudah meraih tiga trofi Liga Champions, dan perjalanan Dei Roten di turnamen tertinggi di Eropa itu harus dilalui dengan rekor kemenangan aggregate terbesar kedua melawan Arsenal, yaitu 10-2.

“Ini sulit tapi tidak ada lawan yang mudah di babak perempat-final. Sangat menyenangkan bisa kembali ke Madrid tapi ini hanya pertandingan sepak bola semata. Kami ingin menjadi tim yang lebih baik dibandingkan mereka.”

Advertisement