Dani Alves Berkomentar Nyelekit Soal Barcelona

Bek kanan Juventus Dani Alves menolak untuk kembali ke Barcelona sebelum perubahan besar dilakukan oleh pihak Blaugrana.

Dani Alves menampik peluang untuk pulang ke Barcelona karena terlalu banyak kesalahan yang dibuat oleh tingginya rasa ego di klub.

Berita Bola, Liga Champions – Pesepak bola asal Brasil itu hengkang dari Barcelona pada musim panas tahun lalu, setelah menolak menghidupkan opsi pertambahan satu musim lagi di Azulgrana.

Ia sudah membela Barca selama delapan musim usai dibeli dari Sevilla, namun perang dingin dengan para petinggi klub dimulai tidak lama setelah sanksi larangan terlibat di bursa transfer diterapkan oleh FIFA.

Kala itu pihak Barca melambat-lambatkan proses perpanjangan kontrak sehingga Alves sempat berang di konferensi pers. Dia pun langsung disodori perpanjangan kontrak, namun hanya satu musim saja, dengan opsi tambahan satu musim berikutnya.

Terbukti keputusan para petinggi Barca itu salah, sebab tim asal Katalunya itu kesulitan untuk mencari pelapis yang setara dengannya di posisi bek kanan.

Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertemuan kedua laga Liga Champions antara Barcelona kontra Juventus, Kamis (20/04) dini hari WIB, Dani Alves menolak kemungkinan untuk kembali ke Camp Nou.

“Saya selalu memberikan 100 persen ke setiap klub yang saya bela. Di sini (Barcelona) memang luar biasa, namun untuk kembali ke Barca maka saya meminta banyak syarat dan meminta agar ego beberapa orang, yang memang sangat besar, dihilangkan,” tuturnya pedas.

“Beberapa orang menyukai saya di Barcelona dan beberapa diantaranya tidak. Orang-orang Katalunya merupakan masyarakat spesial. Gaya hidup saya tidak terlalu cocok dengan apa yang mereka sukai atau apa yang mereka pikir seharusnya.”

“Saya tidak tahu bagaimana penerimaan (publik Camp Nou) esok. Tapi saya senang bisa kembali ke tempat yang sudah saya anggap sebagai rumah sendiri, meskipun sebagai tim lawan.”

“Saya hanya ingin mengekspresikan apa yang ada di dalam diri saya. Saya tidak ingin mempertahankan energi buruk terkungkung dalam tubuh, karena itu akan buruk.”

“Saya meminta maaf jika ada yang merasa tersinggung, tapi saya hanya ingin keluar dari sensasi manis-pahit atas kepergian saya dari Barcelona. Saya memang merasa ditekan untuk keluar (dari Barca).”

“Saya biasa menggunakan media dari Madrid untuk mengekspresikan pendapat saya sebab saya yakin mereka tidak akan memanipulasi apa yang saya katakan, di mana biasanya media-media asal Barcelona selalu memanipulasinya.”

Sepakbola.cc