Final Liga Champions 2015-2016 Ditemani Sniper

21

Menjelang pertadingan final Liga Champions, pemerintah Italia melakukan tindakan pecegahan aksi teror dengan menempatkan ribuan tenaga keamanan dan sniper.

Menjelang pertadingan final Liga Champions, pemerintah Italia melakukan tindakan pecegahan aksi teror dengan menempatkan ribuan tenaga keamanan dan sniper.

Melihat perkembangan keamanan di Eropa yang kian mengancam dengan beberapa aksi teror, maka pemerintah Italia mengambil langkah aman untuk laga final Liga Champions.

Akan ada 1.500 personel polisi dan tentara yang akan disebar di beberapa tempat di kota Milan, dimana di stadion sendiri akan ada 1000 personel bersenjatakan lengkap.

Khusus di Stadion San Siro, beberapa sniper atau penembak jitu akan menjaga di bagian atap agar lebih leluasa untuk melihat dan menumpas pelaku aksi teror.

Selain demi keamanan para suporter dan pemain Real Madrid dan Atletico Madrid, juga laga ini akan dihadiri oleh Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, Presiden Italia Sergio Mattarella, Raja Philip dari Spanyol serta Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy.

Meski intelejen Italia tidak mengendus adanya kemungkinan aksi teror dari kelompok ekstrimis, namun tetap akan dilakukan pencegahan dengan menempatkan alat pendeteksi logam sebelum memasuki stadion.