Ini yang Bikin Buffon Bangga Meski Kalah dari Bayern

12

Juventus nyaris membalikkan semua prediksi yang memfavoritkan Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champions. Meski Si Nyonya Besar akhirnya tersingkir, namun kiper Gianluigi Buffon sangat bangga dengan performa timnya.

 

Juventus nyaris membalikkan semua prediksi yang memfavoritkan Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champions. Meski Si Nyonya Besar akhirnya tersingkir, namun kiper Gianluigi Buffon sangat bangga dengan performa timnya.

Pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (17/3) dini hari WIB, Juventus sempat mengejutkan tuan rumah Bayern Muchen dengan langsung unggul 2-0 di babak pertama. Dua gol Juve dicetak oleh Paul Pogba di menit ke 5 dan Juan Cuadrado di menit ke 27.

Keunggulan 2-0 itu bertahan hingga paruh akhir babak kedua sebelum tuan rumah Bayern berhasil menyamakan kedudukan lewat gol-gol Robert Lewandowski di menit  ke 72, dan Thomas Muller di menit 90. Dua gol balasan itu membuat agregat gol kedua tim menjadi 4-4, setelah di leg pertama tiga pekan lalu, mereka juga bermain imbang 2-2.
Di  babak perpanjangan waktu dua kali 15 menit, Bayern Munchen berhasil mencetak dua gol lagi lewat Thiago Alcantara dan Kingsley Coman. Raksasa Jerman itu akhirnya lolos dengan agregat gol 6-4 dan berhak melangkah ke babak perempat final.
Kekalahan ini tentu sangat menyakitkan bagi kubu Juventus. Akan tetapi, kiper Gianluigi Buffon justru memuji perjuangan timnya yang bermain bagus sepanjang laga.
“Tentu sangat menyakitkan karena kami kebobolan pada menit ke 90. Namun, saya bangga dengan tim ini,” ujar Buffon seusai laga, kepada Mediaset Premium.
Yang membuat Buffon bangga adalah Juventus semakin lama semakin bagus dan bahkan lebih baik dari musim lalu penampilannya. Padahal di awal musim, banyak orang meremehkan kekuatan pasukan Massimiliano Allegri ini setelah kepergian Andrea Pirlo, Arturo Vidal dan Carlos Tevez.
“Ini adalah kekalahan yang membuat kami sadar bahwa tim ini semakin berkembang daripada musim lalu. Kami pun pergi dengan kepala tegak,” ucap sang kapten.

Pada laga ini, sebenarnya Buffon mengukir rekor baru di Juventus. Dia tercatat sebagai pemain Juventus yang paling sering tampil di Liga Champions, yakni sebanyak 90 laga. Dia melampaui rekor legenda sekaligus mantan kapten Juventus, Alessandro Del Piero, yang mencatatkan 89 laga Liga Champions dalam kurun waktu 1995 hingga 2009.

Dengan tersingkirnya Juventus, maka Italia tak lagi memiliki wakilnya di Liga Champions. Sebelumnya, AS Roma juga gagal lolos ke perempat final setelah ditaklukkan Real Madrid dengan agregat 0-4.