Gol Offside Cristiano Ronaldo Dikecam Banyak Pihak

Gol offside Cristiano Ronaldo membuat beberapa kalangan dari sepak bola memberikan komentar beragam, termasuk Pique.

Berita Bola, Liga Champions – Bek Barcelona Gerard Pique, seorang kritikus vokal terhadap saingan berat mereka  Real Madrid, dengan cepat menanggapi kemenagan rival El Clasico mereka di Twitter dengan tweet misterius pada Selasa malam waktu setempat

Ronaldo tetap merupakan kekuatan hampir tak terbendung ketika mencatatkan hattrick ke gawang Manuel Neuer untuk mengeliminasi Bayern dari Liga Champions.

Setelah mencetak dua gol melawan Bayern di leg pertama perempat final, Ronaldo pun total telah mengemas 5 dari 6 gol Real yang dilesakkan ke gawang juara Jerman itu.

Akan tetapi gol kedua bintang Portugal itu layak diperdebatkan, dengan gol ketiganya juga bisa menarik perdebatan tentang masalah offside.

Marcelo melakukan solo run luar biasa untuk melewati beberapa pemai Bayern sekaligus dan tinggal berhadapan dengan Neuer. Namun alih-alih mengeksekusi sendiri, bek Brasil itu mengumpan ke ROnaldo di sebelah kanan yang sebelumnya menunggu pergerakannya agar tidak terjebak offside, dan bahkan memandang ke arah asisten wasit sebelum melakukan perayaan gol.

Dan Pique pun dengan cepat menanggapi gol ROnaldo dengan tweet bernada sindiran dan penuh pertanyaan, dengan hanya menulis empat titik dalam dua baris dalam tweetnya untuk momen gol kedua eks Unite itu.

Sementara Piers Morgan menulis tweet, “Vidal tak layak diusir dan gol kedua ROnaldo offside. Bayern telah dirampok dalam kekalahan ini.”

Dan akun twtter @UtdWay memberikan komentar lebih pedas dengan menuliskan, “3 pemain terbaik di dunia. 1. Cristiano Ronaldo. 2. Cedera Ronaldo. 3. Offside Ronaldo.”

Sebuah hat-trick ini membawa kapten Portugal mencapai 100 gol dalam kompetisi Liga Champions, membantu untuk lebih mempererat statusnya sebagai pemain terbesar dunia.

Marco Asensio kemudian mencatatkan gol keempat pada malam saat Madrid melibas 10 pemain Bayern yang mulai layu dan mimpi mereka di Eropa pun kembali mati.

Advertisement