Ini Dia Resep Maju ke Final Champions

4

Cinta, eh data tidak akan pernah bohong. Karena final sudah selesai, kini kita bisa lihat statistik tim-tim yang sukses maju ke babak-babak terakhir Champions. Apa resepnya? Menang terbanyak tentu saja. Tapi apa setelah itu? Gol terbanyak? Corner terbanyak? Penalti terbanyak? Passes terbanyak?  Ball possesion terbanyak? Jika kamu jadi manager tim, siapa yang kamu cari? Striker atau […]

Ini Dia Resep Maju ke Final Champions - berita Liga Champions

Cinta, eh data tidak akan pernah bohong. Karena final sudah selesai, kini kita bisa lihat statistik tim-tim yang sukses maju ke babak-babak terakhir Champions.

Apa resepnya? Menang terbanyak tentu saja. Tapi apa setelah itu? Gol terbanyak? Corner terbanyak? Penalti terbanyak? Passes terbanyak?  Ball possesion terbanyak? Jika kamu jadi manager tim, siapa yang kamu cari? Striker atau penyuplai bola ke depan? Bek yang determinan atau penjaga gawang yang terampil?

Cek data di bawah ini, dari 8 tim yang berhasil lolos ke perempatfinal Champions 2013/2014.

M=Match/Laga
W=Win/Menang
D=Draw
L=Loss/Kalah
GS=Goal scored/Gol memasukkan
AG=Average goal per match/Rata-rata goal per laga
AOn=Attempts on target/Tembakan ke arah gawang
AOff=Attempts off target/Tembakan melenceng dari gawang
C=Corner/Tendangan penjuru
P=Penalti
YC=Yellow card/Kartu kuning
RC=Red card/Kartu merah
FC=Pelanggaran
FS=Dilanggar

Tim M W D L GS AG AOn AOff C P YC RC
FC FS
Real Madrid 13 11 1 1 41 3,15 127 81 62 2 24 1 126 161
Atletico 13 9 3 1 26 2 104 72 68 1 34 0 214 185
Chelsea 12 6 2 4 19 1,58 87 57 59 1 25 0 183 171
Bayern 12 7 2 3 24 2 149 81 98 2 15 2 134 140
Dortmund 10 6 0 4 18 1,8 87 54 53 2 19 1 153 125
Barcelona 10 6 2 2 21 2,1 94 50 70 3 20 0 114 159
Paris 10 7 1 2 25 2,5 86 39 38 1 21 1 116 153
Man United 10 5 3 2 17 1,7 63 40 52 1 18 1 132 111

Dari data di atas terlihat, punya gol banyak adalah penting. Tidak heran striker yang haus gol harganya selangit. Sebagai manager tim adalah penting punya beberapa striker yang efektif. Selain itu, seperti terlihat dari data, Atletico yang sukses maju sampai final gemar melakukan pelanggaran, diganjar dengan kartu kuning tertinggi, meski tidak sampai berujung pada satu pun kartu merah. Bandingkan dengan Bayern yang menerima 2 kartu merah sepanjang kompetisi.

Dalam kasus Atleti, sepertinya main keras adalah cara mereka mencegah bola lawan masuk lebih dalam ke daerah pertahanan, agar kiper tidak sampai kerepotan berhadapan dengan penyerang lawan. Tapi cara permainan keras Atleti dihadapi dengan cara yang sama oleh lawan-lawannya. Lihat FS atau data mereka dilanggar. Tertinggi juga.

Attempts on target atau percobaan tembakan ke arah gawang juga penting, meski Chelsea yang berhasil maju sampai semifinal tampak sekali lebih menganut gaya serangan balik yang cepat daripada berlama-lama atau main probabilitas matematika seperti yang dianut Bayern. Sama-sama terhenti di semifinal, Chelsea lebih sedikit capeknya daripada Bayern. Attempts on target Bayern bahkan hampir dua kali lipatnya Chelsea. Tembakan ke gawang ini juga menghasilkan corner yang lebih banyak bagi Bayern, meski tidak kelihatan hasilnya untuk gol yang dihasilkan (GS) atau rata-rata gol per laga. Ada krisis striker di Bayern?

Untuk Chelsea, terlihat betul gaya Jose Mourinho di sini. Pertahanan lebih penting daripada menyerang.

Perhatikan juga data pemain yang dilanggar untuk Barcelona dan PSG. Sama-sama paling tinggi. Diperintahkan manager masing-masing untuk tidak membalas. Entah apa ada hubungannya, keduanya terhenti sebelum semifinal.

Jadi, kalau kamu jadi manager tim yang masuk Liga Champions, strategi apa yang akan kamu terapkan?