Inilah Strategi AS Monaco lawan Borussia Dortmund

AS Monaco sudah punya strategi khusus untuk melawan kubu Borussia Dortmund. Patut untuk diwaspadai klub Jerman tersebut.

Liga Champions  - Inilah Strategi AS Monaco lawan Borussia Dortmund

AS Monaco sudah punya strategi khusus untuk melawan kubu Borussia Dortmund. Patut untuk diwaspadai klub Jerman tersebut.

Berita Bola, Liga Champions – Leonardo Jardim menampik kemungkinan AS Monaco bermain bertahan demi mempertahankan keunggulan atas Borussia Dortmund di ajang Liga Champions.

Monaco akan menjamu Der BVB di Stade Louis II untuk melakoni pertemuan kedua babak perempat-final Liga Champions, Kamis (20/04) dini hari WIB nanti.

Di laga pertama Monaco sukses mengalahkan Dortmund di hadapan publiknya sendiri dengan skor akhir 2-3, Kamis (13/04) dini hari WIB silam.

Sadar timnya berada di posisi atas, Jardim enggan untuk bermain bertahan karena tidak sesuai dengan DNA timnya.

“Tim kami terbiasa bermain dengan sebuah DNA yang tidak akan berubah. Kami ingin mempertahankan momentum tersebut,” ujar Jardim pada konferensi pers jelang pertandingan.

“Esok akan menjadi babak penyisihan dan kami baru melakoni setengah babak perempat-final. Mungkin kami harus mencetak gol untuk lolos pada esok.”

Di pertemuan pertama pekan lalu, laga ditunda selama 24 jam setelah skuat Dortmund mendapatkan serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab, yang mengakibatkan Marc Bartra harus dilarikan ke rumah sakit.

Bagi Leonardo Jardim, pertemuan kedua nanti menjadi waktu yang tepat bagi Dortmund untuk memberikan penampilan terbaiknya, tidak seperti di pertemuan pertama kemarin yang diakui kehilangan fokus.

“Kami berharap Dortmund bisa lebih kuat. Mereka sudah melalui apa yang telah terjadi kemarin.”

“Saya rasa Dortmund lebih kuat secara psikologi. Sebuah tim yang kuat, yang sudah melewati masalah tersebut.”

“Saya melihat pertandingan Sabtu [menang 3-1 versus Eintracht Frankfurt], mereka bermain baik. Mereka kembali diperkuat [Gonzalo] Castro, dan [Marco] Reus, dan keduanya pemain penting bagi mereka.”

Sementara itu tim tuan rumah tidak akan diperkuat Fabinho dan harus bersaing di Liga Perancis juga dengan Paris Saint-Germain yang terus membayangi di papan klasemen.

“Kami tim yang paling banyak melakoni laga di kompetisi Eropa. Saya rasa para pemain sudah siap dan berlatih dengan baik,” ucapnya, yang merujuk kepada perjalanan Les Rouges et Blancs yang harus melalui babak kualifikasi.

“Kami akan mencoba untuk berjuang di Liga Champions dan pentas liga, tapi memang normal jika kami lebih keletihan dibanding tim-tim yang bermain lebih sedikit.”