Berita Bola - Juru Kunci Grup E, Man City Tunggu Keajaiban -

Kecil peluang Manchester City untuk bisa lolos dari fase grup Liga Champions. Kekalahan memalukan 1-2 dari CSKA Moskow dalam laga matchday keempat Grup E Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis (6/11) dinihari tadi, menjerembabkan The Citizens ke dasar klasemen.

Mereka tinggal berharap mukjizat terjadi yang memungkinkan mereka bisa melaju ke fase knock-out babak 18 besar. Dalam sejarah Liga Champions hanya ada dua tim yang masuk babak 16 besar, setelah gagal menang dalam empat laga pertama fase grup, yaitu Lokomotiv Moscow dan FC Porto.

Lokomotiv masuk 16 besar setelah mengoleksi satu poin dari empat pertandingan pada musim 2002-2003, sementara FC Porto masuk 16 besar setelah meraih dua poin pada empat laga pertama fase grup musim 2004-2005.

City baru mengumpulkan dua poin dari empat laga yang telah dimainkan dan berada di posisi jurukunci Grup E. Tertinggal 10 poin di bawah Bayern Muenchen, dan dua poin di belakang AS Roma dan CSKA.

Walau berada di ujung tanduk, pelatih City Manuel Pellegrini belum mau melempar handuk. Dia percaya dalam sepakbola selalu ada keajaiban.

“Menurut saya, Anda tak pernah boleh berpikir bahwa Anda telah tersingkir, tetapi berusaha tak hanya di Liga Champions, melainkan juga di Premier League dan kami harus kembali ke performa dan gaya bermain kami seperti biasanya,” ujar Pellegrini.

Tapi, perjuangan City untuk lolos sangatlah berat. Apalagi mereka kehilangan dua pemain kunci untuk pertandingan berikut, yaitu Yaya Toure dan Fernandinho. Keduanya menerima kartu merah dalam pertandingan tadi.