Juventus Yakin Kalahkan Barcelona di Turin

Miralem Pjanic memiliki keyakinan bahwa Juventus mampu kembali mengalahkan Barcelona dan mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions.

Miralem Pjanic

Gelandang Juventus Miralem Pjanic percaya timnya mampu kembali mengalahkan Barcelona dalam pertemuan kedua tim di babak penyisihan grup Liga Champions pada akhir November mendatang.

Pjanic menargetkan dua kemenangan dalam dua laga yang tersisa bagi Juventus di babak penyisihan grup, yaitu saat menjamu Barcelona pada tanggal 23 November serta bertandang ke markas Olimpiakos pada tanggal 6 Desember.

Kegagalan mereka meraup poin penuh di kandang Sporting CP pada hari Rabu lalu membuat mereka harus meraih hasil positif di dua laga tersisa demi mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions.

Pjanic sendiri memiliki keyakinan bahwa mereka bisa meraih tiga poin saat menjamu Barcelona. Mereka sudah pernah membuktikan hal itu sebelumnya. Pada musim lalu, Juventus berhasil meraih kemenangan 3-0 ketika menjamu Barcelona di fase perempat final.

“Kami sudah pernah mengalahkan Barcelona di kandang kami dan saya yakin kami bisa kembali melakukan hal itu,” ujar gelandang berusia 27 tahun itu pada Gazzetta dello Sport mengacu pada pertandingan leg pertama perempat final musim lalu.

“Ketika waktunya tiba maka kami akan memberikan segalanya. Kami ingin meraih enam poin di dua pertandingan terakhir. Saya bisa meyakinkan Anda bahwa sulit untuk datang ke sana (melawan Sporting) dan menang 3-0 atau 4-0. Mungkin Anda meremehkan lawan kami karena Olympiacos dan Sporting adalah dua tim yang hebat. Mereka bertahan dengan baik.”

“Mereka menutup lini pertahanan dan kemudian menyerang balik secepat kilat. Jadi jika Anda tidak menghadapi mereka dengan sempurna maka Anda akan mendapatkan masalah. Itulah yang terjadi pada kami di babak pertama (melawan Sporting), namun di babak kedua kami mendapatkan gol yang sangat penting.”

“Saya bermain terlalu dalam, namun kami kesulitan untuk bermain keluar dan kami kerap kali salah umpan. Di babak kedua kami bergerak dengan baik di antara para pemain bertahan mereka, sementara saya, Dybala dan Khedira memberikan mereka masalah.”

Sepakbola.cc