Kasus Diego Simeone Berbuntut Panjang

13

  Masih ingat keributan yang melibatkan Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid, dengan Xabi Alonso, gelandang Real Madrid? Ketika banyak yang mulai melupakan masalah ini, ternyata kasus tersebut kini berbuntut panjang. Ya, Badan Sepakbola Eropa (UEFA) akan membuka penyelidikan terhadap pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, dan gelandang Real Madrid, Xabi Alonso. Hal Ini dilakukan menyusul tindakan […]

Liga Champions  - Kasus Diego Simeone Berbuntut Panjang

 

Masih ingat keributan yang melibatkan Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid, dengan Xabi Alonso, gelandang Real Madrid? Ketika banyak yang mulai melupakan masalah ini, ternyata kasus tersebut kini berbuntut panjang.

Ya, Badan Sepakbola Eropa (UEFA) akan membuka penyelidikan terhadap pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, dan gelandang Real Madrid, Xabi Alonso. Hal Ini dilakukan menyusul tindakan yang dilakukan kedua pria tersebut di final Liga Champions.

Simeone tercatat dengan emosi penuh masuk ke lapangan untuk berkonfrontasi dengan bek Real, Raphael Varane, setelah gol keempat Madrid¬† saat final Liga Champions di Lisbon. Reaksi marah pria Argentina itu, merupakan respon dari tindakan Varane yang menendang bola ke arah Simeone, menyusul gol penalti Ronaldo yang membawa “Los Blancos” unggul 4-1 pada masa perpanjangan waktu.

Daily Mail merilis, Simoene kemudian menantang Varane.

“Saya tunggu Anda di lorong menuju ruang ganti.”

Aksi Simeone ternyata tidak berhenti sampai di situ. Ia juga tak sanggup tahan emosi dengan mengintimidasi wasit karena memberi tambahan waktu hingga 5 menit di masa injury-time babak kedua.

Sementara itu, Alonso, yang diskors pada pertandingan final, juga didakwa atas “pelanggaran terhadap kode etik umum.”

Kedua klub juga didakwa atas penggunaan kembang api dan “sikap tidak pantas” yang dilakukan para pemainnya. Lima pemain Madrid mendapat kartu kuning sepanjang final, sedangkan tujuh pemain Atletico mendapat peringatan.

Semua kasus ini rencananya akan disidangkan Badan Kontrol dan Disiplin UEFA pada 17 Juli mendatang.