Klub-klub Premier League Kembali Eksis di Liga Champions

  • Klub-klub Premier League kini kembali tampil sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan di Liga Champions musim ini.

Setelah bertahun-tahun mendekam di bawah kekuatan tim-tim dari negara Eropa lainnya, kini klub-klub Inggris berhasil kirimkan pesan bahwa mereka akhirnya siap untuk hadapi tantangan serius di Eropa.

Kemenangan Manchester United atas CSKA Moskow dan penampilan Chelsea yang dominan dalam kemenangan di Atletico Madrid, membenarkan posisi mereka sebagai pesaing sejati untuk kejayaan di Liga Champions.

Baik Chelsea maupun Manchester United telah bergabung dengan Tottenham Hotspur dan Manchester City sebagai klub-klub Inggris yang berhasil memenangkan dua pertandingan perdana di fase grup Liga Champions musim ini.

Penampilan dominan tim-tim asal Inggris tersebut sangat berbeda dengan penampilan klub Inggris dalam beberapa musim terakhir, saat mereka bermain buruk dan dikalahkan rival-rival dari negara lain.

Tapi kini, klub-klub Liga Premier itu memiliki persentase kemenangan hingga 80 persen di Liga Champions musim ini. Sejauh ini, hanya Liverpool yang hanya memperoleh hasil imbang dalam dua pertandingan awal di fase grup ini.

Bandingkan dengan setahun yang lalu. Saat itu, persentase kemenangan keseluruhan tim-tim Inggris di Liga Champions hanya 43,8 persen. Ini di antaranya karena Tottenham Hotspur kandas di fase grup, sementara City dan Arsenal kalah di babak knock-out pertama.

Penurunan keseluruhan tim-tim Liga Premier di ajang Liga Champions bahkan sudah terjadi sejak musim 2010/11 silam, saat mereka menyelesaikan kampanye dengan persentase kemenangan 58,5 persen.

Sejak saat itu, kompetisi bergengsi ini didominasi sebagian besar tim-tim Spanyol dan Jerman, di mana Barcelona, ​​Bayern Munchen dan Real Madrid jadi tim-tim yang terus menetapkan standarnya di Liga Champions.

Atletico Madrid, Borussia Dortmund, AS Monaco dan Juventus juga menjadi tim-tim yang terus berkembang di kompetisi teratas Eropa tersebut. Bahkan klub-klub tersebut membuat tim asal Inggris tak lagi bisa mencapai level yang disyaratkan.

Tapi, tahun ini, klub-klub Liga Premier kembali terlihat melakukan aksinya secara bersama-sama, dan berhasil perlihatkan kekuatan mereka di awal kompetisi.

Di pertandingan pertama, Tottenham secara mengejutkan berhasil kalahkan Borussia Dortmund, 3-1. Hasl ini kemudian dilanjutkan dengan kemenangan 3-0 atas APOEL Nicosia.

City bahkan berhasil jalankan bisnis mereka dengan cara yang kejam. Skuad Pep Guardiola itu berhasil menang telak, 4-0, di kandang Feyenoord, yang kemudian dilanjutkan dengan kemenangan 2-0 atas Shakhtar Donestk. Begitu juga dengan MU yang perlihatkan permainan apik mereka yang menuai kemenangan di laga melawan FC Basel dan CSKA Moskow.