Lempar Jersey Bayern, Ribery Beri Penjelasan

Franck Ribery mengatakan tindakannya melempar jersey Bayern Munchen di laga kontra Anderlecht bukanlah bentuk penghinaan.

Franck Ribery

Franck Ribery memberikan pembelaan atas aksinya melempar jersey Bayern Munchen ketika klub asal Jerman itu bertanding melawan Anderlecht di Liga Champions, Rabu (13/9) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi ketika Ia digantikan oleh Thomas Muller, 12 menit sebelum laga berakhir dengan Bayern Munchen dalam posisi unggul tiga gol tanpa balas pada laga di Allianz Arena.

Atas aksinya tersebut Ribery mendapatkan kritikan dari Lothar Matthaus karena dianggap tidak menghargai klub.

“Ribery sudah lama berada di sini. Dia sedang emosi tapi Anda tidak boleh melempar jersey begitu saja ke bangku cadangan. Itu jelek,” ujar mantan gelandang Bayern itu pada Sky Sports.

Sementara itu pelatih Carlo Ancelotti pun menyuarakan pendapatnya dan berjanji akan berbicara agar masalah ini tidak perlu berlarut-larut.

“Tentu saja seorang pesepak bola ingin bermain penuh 90 menit. Akan tetapi saya memutuskan untuk menarik dia karena ada sisa waktu 10 menit. Kami kala itu sedang menguasai jalannya pertandingan dan Ia sudah menerima kartu kuning,” tutur Ancelotti pada konferensi pers seusai laga.

“Dia memiliki masalah (cedera) pada akhir pekan kemarin jadi saya tidak mengerti reaksi dia dan akan berbicara dengannya.”

Sementara itu Franck Ribery mengunggah foto di akun jejaring Instagram miliknya, dengan disertai penjelasan perihal insiden pelemparan jersey.

Ich war immer einer der ehrlichen und loyalen Spieler in diesem Geschäft, ich respektiere die Fans und ich respektiere den Club, den ich liebe. Der Wurf meines nassen Trikots von letzter Nacht hat nichts mit Respektlosigkeit zu tun, oder irgendetwas anderem, dass mir vorgeworfen wird von Leuten, die glauben oder vortäuschen mich zu kennen. Dieses nasse Trikot, in dem ich seit mehr als 10 Jahren alles gebe, mit all meiner Impulsitivät, meinem Siegeswillen und mit dem wir soviel erreicht haben. Manche werden es nie verstehen, was es bedeutet, alles für seinen Club zu geben und das tut mir leid für sie. Solange ich auf dem Feld stehe, werde ich, Franck Ribéry, unsere Farben verteidigen und in jedem Spiel mit all meiner Leidenschaft bei der Sache sein. Weil ich den Fußball liebe, aus Liebe zu unseren Anhängern und um viele Fans auf der Welt glücklich zu machen. Mit Unterstützung unserer unglaublichen Fans, ihrer Liebe zum Club und ihrer Leidenschaft werden wir auch in Zukunft gemeinsam eine schöne Geschichte schreiben! MIA SAN MIA! 💪🏼🔴

A post shared by Franck Ribéry (@franckribery7) on

“Saya selalu menjadi salah satu pemain paling jujur dan setia di bisnis ini (sepak bola). Saya selalu menghargai para fans dan juga kepada klub yang saya cintai,” tulisnya.

“Melempar jersey basah saya kemarin malah tidak ada hubungannya dengan sikap tidak hormat atau apapun yang masyarakat percayai atau pura-pura tahu soal saya atas tuduhkan ini.”

“Jersey basah ini yang telah saya pergunakan lebih dari 10 tahun dan memberikan segalanya kepada saya, dengan semua sikap impulsif dan keinginan saya untuk menang (dalam bertanding), dengan apa yang telah banyak kami raih.”

“Beberapa orang tidak akan mengerti apa arti memberikan segalanya kepada klub Anda dan saya memaklumi mereka.”

“Selama saya masih berdiri di atas lapangan, saya, Franck Ribery, akan membela warna klub dan akan bermain setiap pertandingan dengan segenap semangat,” tekadnya.

Sepakbola.cc