Morata Diganti Mandzukic Untungkan Bayern, Ini Tanggapan Allegri

30

Keputusan pelatih Juventus Massimiliano Allegri yang menarik keluar Alvaro Morata untuk digantikan Mario Mandzukic dituding sebagai biang kekalahan Juventus dari Bayern Munchen pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (17/3) dini hari WIB.

 

Keputusan pelatih Juventus Massimiliano Allegri yang menarik keluar Alvaro Morata untuk digantikan Mario Mandzukic dituding sebagai biang kekalahan Juventus dari Bayern Munchen pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (17/3) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Allianz Arena itu, Allegri menarik keluar Morata pada menit ke 72 dan menggantikannya dengan Mandzukic. Saat itu, Juventus tengah unggul 2-0 (agregat 4-2) berkat gol Paul Pogba  di menit ke 5 dan Juan Cuadrado di menit ke 28.

Tapi, hanya dua menit setelah pergantian itu, tuan rumah Bayern Munchen berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 lewat gol Robert Lewandowski di menit ke 74, dan menyamakan kedudukan jadi 2-2 lewat gol Thomas Muller pada injury time. Pada babak perpanjangan waktu Bayern menambah dua gol lagi lewat Thiago Alcantara dan Kingsley Coman sehingga unggul 4-2 (agregat 6-4).

Pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola mengakui bahwa keluarnya Alvaro Morata untuk digantikan Mario Mandzukic justru telah membantu timnya untuk bangkit dan memenangkan pertandingan. Menurut Guardiola, keberadaan Morata di lapangan mampu memberikan kesulitan besar pada pertahanan tuan rumah. Salahnya adalah assist yang ia berikan pada Juan Cuadrado setelah melakukan solo run luar biasa.

Sebaliknya tentang Mandzukiz, Guardiola menilai bahwa Mandzukic bukan sosok pemain yang berbahaya saat di luar kotak penalti seperti halnya Morata. Itu sebabnya Guardiola merasa beruntung ketika Morata ditarik keluar dan digantikan Mandzukic.

“Lebih sulit bagi kami untuk menghadapi Morata, tapi saat Mandzukic masuk, kami mampu mengendalikannya dengan lebih baik. Mandzukic berbahaya saat di kotak penalti, tapi saat di luar kotak, dia tak begitu,” kata Guardiola.

Namun pelatih Juventus, Massimiliano Allegri membantah kalau pergantian itu menjadi penyebab kekalahan timnya. Allegri mengatakan bahwa pergantian itu dilakukan karena alasan kondisi Morata yang sudah kelelahan. Dia juga butuh Mandzukic yang berpostur tinggi untuk menahan bola-bola atas.

“Saya memainkan pemain yang segar seperti Mandzukic yang bisa menahan bola-bola atas. Saya pikir dua bek kecil Bayern Munchen tak akan bisa menjaganya,” ujar Allegri.

“Sayangnya, dia kemudian pergi terlalu dalam dan dua bek tengah Bayern Munchen bermain lebih tinggi. Kami harusnya lebih tajam di depan gawang saat mendapatkan peluang dan memperlakukan situasi dengan lebih baik,” tambahnya.