Napoli Pakai Cedera Ghoulam Jadi Alasan Kekalahan

Cedera yang menimpa Faouzi Ghoulam dalam pertandingan melawan Manchester City dinilai oleh pelatih Napoli, Maurizio Sarri, merupakan salah satu faktor penyebab kekalahan timnya.

Faouzi Ghoulam - Napoli
Faouzi Ghoulam - Napoli

Pelatih Napoli Maurizio Sarri menilai cedera yang menimpa Faouzi Ghoulam dalam pertandingan melawan Manchester City merupakan salah satu faktor penyebab kekalahan timnya dalam laga penyisihan Grup F Liga Champions, Kamis (2/11) dini hari WIB.

Ghoulam mengalami cedera lutut parah di menit 31 saat mereka unggul 1-0 atas Manchester City melalui gol Lorenzo Insigne di menit ke 21. Dan tiga menit setelah Ghoulam cedera, City mampu menyamakan kedudukan melalui Nicolas Otamendi.

City kemudian mampu berbalik unggul melalui sundulan John Stones di awal babak kedua (48), meski kemudian mampu kembali disamakan oleh Napoli melalui gol Jorginho dari titik putih di menit ke 62.

Namun gol dari Sergio Aguero (69) dan Raheem Sterling (90) mampu memberikan tiga poin bagi tim tamu. Sarri sendiri menilai timnya kehilangan momentum untuk mengusai jalannya pertandingan dengan cedera yang menimpa Ghoulam, pemain yang ia sebut sebagai salah satu bek sayap kiri terbaik di Eropa.

“Kami berhadapan dengan tim yang hebat dan kami mampu memberikan mereka masalah yang besar,” ujar pelatih berusia 58 tahun itu pada Mediaset Premium setelah pertandingan.

“Saya merasa sedih karena kami kebobolan melalui gol serangan balik, karena kami berhasil menguasai bola. Namun satu hal yang membanggakan adalah kami mampun menyebabkan City mendapatkan begitu banyak masalah.”

“Kami memiliki skuad yang berbakat secara teknis dan bisa mempertahankan bola dengan baik, namun konsekuensinya kami tidak memiliki banyak pemain yang tinggi dan memiliki kekuatan dalam situasi bola mati. Itu adalah sesuatu yang kami harus kami latih, namun kami juga harus menerima hal tersebut.”

“Seperti biasanya, kami bermain melawan tim yang memiliki waktu 24 jam beristirahat lebih lama dari kami. Menurut pandangan saya, kami kehilangan momentum dengan cedera yang menimpa Ghoulam, karena butuh waktu beberapa saat untuk mengatur kembali dan sulit untuk memenangkan kembali penguasaan bola ketika mereka menekan anda dengan sangat tinggi di lapangan.”

Sementara itu, Sarri menjelaskan lebih lanjut mengenai masalah yang ia hadapi dengan cedera yang menimpa Ghoulam. Maggio yang diplot menggantikan Ghoulam sendiri berposisi asli sebagai bek sayap kanan, dan Sarri mengakui jika pembatasan pemain cadangan di Liga Champions yang berbeda dengan Liga Italia membuatnya tidak memiliki banyak pilihan pemain pengganti.

“Di Liga Champions anda memiliki cadangan yang terbatas, jadi sulit untuk membawa dua bek sayap kanan dan kiri,” lanjutnya. “Dalam situasi seperti ini, kami cenderung hanya membawa bek sayap kanan, karena Elseid Hysaj sudah terbiasa bermain di sebelah kiri.”

“Kami berharap kejadian itu hanya berlangsung selama beberapa menit, bukan hitungan jam. Tidak mudah menggantikan Ghoulam karena saat ini dia adalah salah satu bek sayap kiri terbaik di Eropa, namun kami punya beberapa pemain yang bisa menggantikannya.”

Sepakbola.cc