Neymar Mulai Pesimis Tatap Masa Depan Barcelona

28

Sepakbola – Neymar dikabarkan mulai pesimis tatap masa depan Barcelona selanjutnya. Hal ini membuat gemas banyak fans Barca.

Neymar Mulai Pesimis Tatap Masa Depan Barcelona - berita Liga Champions

Gilabola.com – Neymar dikabarkan mulai pesimis tatap masa depan Barcelona selanjutnya. Hal ini membuat gemas banyak fans Barca.

Neymar mengakui itu akan menjadi “hampir mustahil” untuk Barcelona untuk mencapai perempat final Liga Champions setelah menderita kekalahan  memalukan 4-0 dari Paris Saint-Germain, Selasa.

Gol dari Julian Draxler dan Edinson Cavani yang diselingi oleh sepasang upaya dari Angel Di Maria, membuat publik di Parc des Princes bergemuruh membantai sang juara Spanyol.

Barca kini harus menyelesaikan mampu melakoni comeback mustahil yang tak pernah dilakukan sebelumnya, yaitu dengan kemenangan 5-0 di kandang, yang membuat Neymar pesimis dengan peluang timnya untuk lolos..

“Itu adalah permainan yang tidak biasa yang hampir tidak pernah terjadi pada kami, tapi Paris layak mendapatkan pujian. Mereka memiliki permainan besar, mereka menyelesaikan permainan dengan baik dan dengan gol yang baik,” kata Neymar kepada wartawan setelah pertandingan.

“Sekarang kami harus berpikir tentang pertandingan berikutnya, untuk melihat apa yang bisa kami lakukan untuk mencoba untuk mengubahnya, sesuatu yang sangat sulit – hampir mustahil. Tapi kami tidak bisa menyerah.”

“Ini sangat sulit untuk mempersiapkan pertandingan tersebut. Saya tidak berpikir saya pernah dalam situasi ini.”

“Apa yang akan saya lakukan adalah memberikan segalanya di pertandingan berikutnya sehingga kami bisa membalikkannya.”

Jika tersingkir maka ini akan menjadi hasil terburuk Barcelona di Liga Champions dalam satu dekade terakhir, yang mana mereka sebelumnya disebut-sebut sebagai raja dan tim terbaik di dunia.

Berikutnya Barcelona akan kembali ke pertandingan La Liga, menjamu Leganes di Camp Nou di laga lanjutan Liga Spanyol pekan ke-23.

Saat ini El Barca tertinggal satu angka dari Real Madrid yang berada di puncak klasemen, dengan dua pertandingan lebih sedikit.