Parah! Juventus Dinilai Tak Punya DNA Champions

7

Walau dominan di liga domestik, dengan menjuarai Serie A tiga kali secara beruntun, Juventus tidak pernah lagi menjadi juara Liga Champions semenjak tahun 1996 dan mereka kini ada di peringkat tiga Grup A usai kalah 0-1 dari Olympiakos dini hari tadi. Parahnya lagi, Juve dinilai tak punya DNA Champions.

Walau dominan di liga domestik, dengan menjuarai Serie A tiga kali secara beruntun, Juventus tidak pernah lagi menjadi juara Liga Champions semenjak tahun 1996 dan mereka kini ada di peringkat tiga Grup A usai kalah 0-1 dari Olympiakos dini hari tadi. Parahnya lagi, Juve dinilai tak punya DNA Champions.

Setidaknya hal tersebut ditegaskan Carlos Tevez yang berkeras bahwa Juventus tidak punya sikap yang tepat untuk mengubah tradisi negatif, di mana tim selalu kesulitan untuk meraih kemenangan di level Eropa.

“Roberto (kiper Olympiakos) menunjukkan performa yang luar biasa dan Olympiakos harus berterima kasih padanya atas kemenangan mereka. Kami harus membuka lembaran baru dan membenahi diri kami sendiri. Kami harus ingat, kami Juventus. Kami tidak datang ke sini untuk kalah,” tutur Tevez melalui Mediaset.

“Sejarah Juventus selalu seperti ini, mereka bermain baik di Serie A, namun berjuang keras di Eropa. Jika mereka ingin menjadi tim hebat, mereka harus mengubah itu. Saya pikir ini terkait isu mental dan hanya kami yang bisa mengubahnya,” pungkasnya.