Pemain Bayern Munchen Bisa Kurang Tidur Pikirkan Real Madrid

  • Gilabola.com – Carlo Ancelotti nilai Bayern Munchen tidak perlu berpikir terlalu banyak mengenai Real Madrid dan fokus kepada diri mereka sendiri.

Carlo Ancelotti - Bayern Munchen
Carlo Ancelotti - Bayern Munchen

Carlo Ancelotti nilai Bayern Munchen tidak perlu berpikir terlalu banyak mengenai Real Madrid dan fokus kepada diri mereka sendiri.

Berita Bola – Carlo Ancelotti memang cemaskan kondisi pemain jelang laga penting mereka. Jelang laga bigmatch melawan Real Madrid di babak perempat final Liga Champions, Bayern Muncen mendapatkan suntikan moral setelah memenangkan der klasiker melawan Borussia Dortmund dengan skor meyakinkan 4-1.

Ancelotti menyadari setelah laga melawan Dortmund tersebut, para pemain Munchen harus mendapatkan istirahat cukup karena mereka akan kembali menjalani laga penting lainnya saat melakoni leg pertama menjamu Real Madrid di Allianz Arena Kamis mendatang.

Munchen sendiri lolos ke babak 8 besar dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Inggris, ArsenalThe Bavarian berhasil menang agregat dengan skor telak 10-2 di mana hasil tersebut didapatkan dari dua kemenangan identik 5-1 di laga tandang maupun tandang.

Meski akan menjamu tim sebesar Real Madrid, namun Ancelotti menegaskan bahwa para pemain Munchen tidak perlu berpikir terlalu banyak mengenai lawan mereka tersebut. Mantan pelatih AC Milan dan Chelsea itu ingin para pemainnya untuk tetap tenang dan fokus kepada diri mereka sendiri.

Ancelotti sendiri mengetahui kualitas pemain yang dmiliki oleh Real Madrid karena ia pernah menjadi pelatih di sana selama 2 musim sejak tahun 2013 hingga 2015 dan telah meraih beberapa gelar seperti juara Liga Champions, UEFA Super Cup, FIFA CWC, dan Copa del Rey.

“Kami harus fokus kepada cara bermain kami, pada intensitas permainan kami, pada strategi kami dan tidak berpikir banyak mengenai Real Madrid,” ujar pelatih asal Italia berusia 57 tahun itu pada wartawan.

“Karena jika kami berpikir terlalu banyak mengenai Real Madrid maka mungkin kami akan kesulitan untuk tidur. Dan besok kami perlu untuk tidur.”