Sergio Ramos Tak Peduli Pemain Atletico Menangis

48

Defender haus gol Real Madrid, Sergio Ramos, tak peduli jika harus kembali membuat para pemain Atletico Madrid menangis.

Defender haus gol Real Madrid, Sergio Ramos, tak peduli jika harus kembali membuat para pemain Atletico Madrid menangis. Tak ada rasa kasihan Ramos bagi Atletico meski ia sudah pernah mengantar El Real meraih La Decima. Ramos masih lapar gelar…

Pemain internasional Spanyol ini menegaskan, bertekad besar untuk memenangkan Liga Champions dengan kembali mengalahkan Atletico Madrid di San Siro Milan, Minggu subuh esok.

Kemenangan di final Liga Champions dua tahun lalu atas Atletico, kata Ramos, belum membuatnya merasa kenyang gelar. Semangatnya masih sangat menggebu-gebu untuk membuat pasukan Diego Simeone kembali menderita.

Laga puncak di San Siro, merupakan ulangan partai final antara Madrid dan Atletico pada tahun 2014 di Lisbon Portugal. Saat itu, El Real menang telak 4-1 setelah melalui babak perpanjangan waktu.

Masih teringat jelas, Ramos menjadi aktor utama yang membuat air mata para pemain Atletico menetes. Di saat kemenangan Atletico di depan mata, Ramos tampil sebagai pahlawan Madrid dengan gol sundulannya di detik-detik akhir pertandingan.

Gol ini menjadi penyelamat Madrid yang membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Akhirnya, pasukan Carlo Anceloti waktu itu menang 4-1 sekaligus mengamankan gelar Eropa ke-10 bagi Real.

Nah, pada babak final kedua kali ini, Ramos mengaku tak ada belas kasihan. Bek tempramental ini tak peduli jika harus kembali melukai Atletico yang sudah tiga kali tembus final Champions tetapi selalu kalah.

“Setelah pengalaman itu [di Lisbon], saya tidak berpikir kita perlu mengubah apa-apa. Saya masih sangat termotivasi (untuk mengalahkan Atletico),” ujar Ramos.

Bahkan, Ramos berkata, akan sangat senang bila keadaannya menjadi sama dengan final Lisbon. Di mana dirinya menjadi mimpi buruk Atletico.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya memang memiliki kenangan indah. Dan jika bisa membuat film, saya akan membuatnya persis seperti yang terjadi (di Lisbon),” tambahnya.

“Saya menghadapi laga ini seolah-olah belum pernah terjadi sebelumnya. Saya masih lapar gelar seperti sebelumnya dan bersedia untuk menang,” sambung Ramos.

Ramos mengakui Atletico akan termotivasi oleh keinginan untuk membalas dendam. Tetapi Real tak akan berbelas kasih dengan memberikan Atletico gelar Champions pertama.

“Mereka memang sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai final. Tetapi kami juga sudah banyak berkorban (mencapai final). Kami satu langkah di depan mereka,” yakin kapten Los Blancos ini.