RB Salzburg dan RB Leipzig Boleh Main di Liga Champions

205

Red Bull Salzburg dan RasenBallsport Leipzig diperbolehkan bermain di kompetisi Liga Champions oleh UEFA meski mempunyai pemilik yang sama.

Liga Champions  - RB Salzburg dan RB Leipzig Boleh Main di Liga Champions

Berita Liga Champions – Red Bull Salzburg dan RasenBallsport Leipzig diperbolehkan bermain di kompetisi Liga Champions oleh UEFA meski mempunyai pemilik yang sama.

Klub asal Austria Red Bull Salzburg dan tim asal Jerman RasenBallsport Leipzig mendapat lampu hijau untuk mencicipi kompetisi Liga Champions musim depan.

Sebelumnya UEFA melarang kedua klub dan hanya mempersilahkan satu tim saja yang bisa bermain di Liga Champions.

Hal tersebut disebabkan regulasi yang menyebutkan bahwa dua klub dengan pemilik yang sama tidak bisa bermain di kompetisi yang sama pula.

Awalnya hanya Salzburg saja yang diperbolehkan bermain di kompetisi Eropa sebab duduk di posisi yang lebih baik di klasemen domestik dibanding Leipzig.

Seperti diketahui, Red Bull Salzburg dan RB Leipzig sama-sama dimiliki perusahaan minum berenergi Red Bulls, yang juga mempunyai beberapa tim sepak bola dan cabang olahraga lainnya di seluruh dunia.

Akan tetapi setelah dilakukan penyelidikan dengan melihat catatan finansial dan struktur organisasi kedua klub, tidak ditemukan bukti adanya hubungan diantara keduanya meski sama-sama dimiliki Red Bulls.

“Dewan Pertimbangan dari Badan Kontrol Finansial Klub (CFCB) UEFA telah memutuskan untuk menerima permohonan dari FC Salzburg dan RB Leipzig untuk bermain di Liga Champions UEFA 2017/18, dengan bukti bahwa Pasal 5 (perihal integritas kompetisi) dari regulasi kompetisi tidak dilanggar,” bunyi pernyataan organisasi sepak bola tertinggi di Eropa tersebut.

“Setelah melakukan proses investigasi, dan setelah melakukan beberapa perubahan penting dalam urusan kepemimpinan dan struktural oleh kedua klub (perihal hubungan korporat, finansial, personel, kesepakatan sponsorhip, dan lainnya), CFCB yakin tidak ada individual atau legalitas yang bisa mempengaruhi lebih dari dua klub yang berpartisipasi di kompetisi klub UEFA.”

“Keputusan ini mungkin bisa diajukan banding kepada Pengadilan Arbitrasi Olahraga dalam tempo 10 hari, berdasarkan Pasal 34(a) tentang aturan Prosedural dari Badang Kontrol Finansial klub UEFA – Edisi 2015, serta Pasal 62 dan 63 dari Statua UEFA.”

“CFCB akan terus memonitor kedua klub untuk memastikan integritas aturan-aturan tersebut dipenuhi untuk masa mendatang.”