Roma Bertahan Total, Guardiola Maklumi

6

Kekalahan telak 1-7 pada pertemuan pertama di Roma dua pekan lalu, membuat AS Roma menghindari permainan terbuka ketika melawan Bayern Muenchen pada pertemuan kedua penyisihan Grup Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Kamis (6/11) dinihari WIB.

Roma Bertahan Total, Guardiola Maklumi - berita Liga Champions

Kekalahan telak 1-7 pada pertemuan pertama di Roma dua pekan lalu, membuat AS Roma menghindari permainan terbuka ketika melawan Bayern Muenchen pada pertemuan kedua penyisihan Grup Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Kamis (6/11) dinihari WIB.

Roma memilih bermain bertahan di matchday keempat Grup E ini guna menghindari kebobolan banyak gol lagi seperti halnya pada duel 21 Oktober 2014 lalu.

Walau bermain bertahan, gawang Roma tetap saja kebobolan. Cuma tidak sebanyak gol di pertemuan pertama. Kali ini gawang mereka hanya kebobolan dua kali tanpa balas. Dua gol Bayern dicetak oleh Franck Ribery (38) dan Mario Goetze (64).

Mengomentari pola bertahan Roma itu, pelatih Bayern Pep Guardiola mengatakan bisa memahaminya. Soalnya, itu pilihan yang tepat bagi Roma untuk menghindari kekalahan. Apalagi wakil Italia sedang berjuang keras untuk bisa lolos ke 16 besar.

“Skor 7-1 (di pertemuan pertama) lebih seperti sebuah kebetulan, hal tersebut terjadi satu kali seumur hidup,” ungkap Guardiola seusai pertandingaan.

“Roma tentu tidak ingin menderita lagi, jadi mereka bermain sangat bertahan dengan enam bek. Meski begitu, kami tetap dominan, khususnya pada paruh kedua,” kata Guardiola.

Sepanjang pertandingan, menurut catatan UEFA, Bayern menguasai bola sebanyak 66 persen dan menciptakan enam tembakan akurat dari 24 usaha. Adapun Roma melepaskan dua peluang emas dari lima percobaan.