Thibaut Courtois: Pemain Chelsea Yang Bubarkan Mimpi Mourinho

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mencoba menganalisa apa yang jadi faktor utama kekalahan timnya atas Atletico Madrid dalam laga semifinal leg kedua Liga Champions 2014 subuh tadi. Menariknya, salah satu faktor kekalahan Chelsea menurut Mou adalah karena penampilan cemerlang kiper mereka, Thibaut Courtois, yang ironisnya adalah pemain Chelsea yang dipinjamkan ke Atletico Madrid musim ini. Pelatih […]

Liga Champions  - Thibaut Courtois: Pemain Chelsea Yang Bubarkan Mimpi Mourinho

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mencoba menganalisa apa yang jadi faktor utama kekalahan timnya atas Atletico Madrid dalam laga semifinal leg kedua Liga Champions 2014 subuh tadi. Menariknya, salah satu faktor kekalahan Chelsea menurut Mou adalah karena penampilan cemerlang kiper mereka, Thibaut Courtois, yang ironisnya adalah pemain Chelsea yang dipinjamkan ke Atletico Madrid musim ini.

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, mencoba menganalisa apa yang jadi faktor utama kekalahan timnya atas Atletico Madrid dalam laga semifinal leg kedua Liga Champions 2014 subuh tadi. Menariknya, salah satu faktor kekalahan Chelsea menurut Mou adalah karena penampilan cemerlang kiper mereka, Thibaut Courtois, yang ironisnya adalah pemain Chelsea yang dipinjamkan ke Atletico Madrid musim ini.

Secara keseluruhan, Mou menyebut, kekalahan timnya karena dua hal. Kecemerlangan kiper yang dipinjamkan mereka ke Atletico Madrid, Thibaut Courtois, yang sukses dengan cemerlang melakukan penyelamatan yang mustahil dengan menahan tandukan jarak dekat John Terry. Dan faktor lainnya adalah kecerobohan Samuel Eto’o yang mengganjal Diego Costa di kotak terlarang sehingga berujung penalti. Dan menariknya, dua faktor ini hanya terjadi dalam 60 detik! Faktor 60 detik inilah yang disebut Mourinho jadi faktor utama kekalahan The Blues.

“Pada pertandingan terdapat sebuah menit krusial. Pertama, penjaga gawang mereka membuat suatu penyelamatan yang mustahil dan kemudian tendangan penalti pada menit yang sama membuat pertandingan berakhir,” tutur Mourinho

“Perbedannya terjadi dalam waktu hanya satu menit di babak kedua, yaitu ketika seorang kiper (Courtois) melakukan penyelamatan yang tak mungkin. Seharunya kami unggul 2-1, namun setelah itu ada penalti. Lalu keadaan jadi berbalik 2-1 untuk Atletico. Dan itu mengubah keseluruhan pertandingan,” tambah Mourinho.

Namun Mourinho juga meminta fans Chelsea untuk memaklumi kegagalannya ini, lantaran waktu yang sempit baginya untuk membangun skuad. Berbeda dengan Diego Simeone yang sudah cukup lama mengasuh Atletico Madrid.

Sepakbola.cc