Ajax Sesumbar Siap Habisi Manchester United

  • Ajax dengan keberanian yang luar biasa telah sesumbar jika mereka siap menghabisi skuad Manchester United. Jelas bukan psy war biasa.

Berita Liga Europa – Manajer Peter Bosz menikmati pertandingan final Liga Europa melawan Manchester United, dan sesumbar bahwa timnya, Ajax, ke partai puncak adalah untuk menang.

Pelatih pelatih Ajax Peter Bosz telah meminta tim Ajax dengan skuad muda untuk membuat sejarah setelah mereka maju ke final Liga Europa dengan kemenangan agregat 5-4 atas Lyon.

Gol dari Kasper Dolberg di pertengahan babak pertama di Parc Olympique Lyonnais pada akhirnya terbukti menentukan pada hari Jumat dini hari WIB, meskipun Lyon melawan balik lewat brace Alexandre Lacazette dan sundulan Rachid Ghezzal.

Tim tamu harus bermain dengan 10 pemain pada tahap penutupan, namun mereka tetap mampu bertahan untuk mengklaim tempat di partai final Eropa pertama mereka sejak 1996.

“Di atas dua leg, kami pantas lolos,” ujar Bosz, yang timnya akan menghadapi Manchester United di Stockholm pada 24 Mei, kepada RTL.

“Ini adalah perasaan yang super. Saya senang bahwa Manchester United akan menjadi lawan, karena itu benar-benar sebuah lawan yang besar.”

“Sekarang kami akan melihat apakah kami benar-benar bisa membuat sejarah. Pertandingan terakhir bagus, tapi final yang Anda mainkan untuk menang.”

Upaya Dolberg tampaknya membuat peluang Ajax aman, namun dua gol dalam 76 detik dari Lacazette membuat Lyon unggul pada interval tersebut.

pemain pengganti Ajax Donny van de Beek memiliki peluang membentur mistar di babak kedua – dengan sundulan Ghezzal membuat Ajax berada dapam situasi sulit di akhir-akhir pertandingan.

Dan Bosz mengakui bahwa timnya dinaungi keberuntungan mereka dalam laga tersebut.

“Kami seharusnya tidak dalam kondisi sulit di sini, karena kami bermain bagus di babak pertama,” tambahnya.

“Dua menit sebelum jeda, semuanya berjalan serba salah, saya mengatakan kepada para pemain, jangan panik, tapi itu adalah pertandingan yang berbeda di babak kedua. Karena Lyon percaya diri, itu menjadi sulit.”

“Berdasarkan dua pertandingan itu, kami lebih baik, meski masih ada sedikit keberuntungan, tapi ini sudah selesai dan ini sangat spesial.”