Celta Vigo Bikin MU Menderita Sampai Detik Terakhir Liga Europa!

319

Manchester United lolos ke final Liga Europa pada hari Jumat (12/5) dini hari WIB, namun manajer Jose Mourinho tahu hal itu tidak mudah terjadi.

Liga Europa  - Celta Vigo Bikin MU Menderita Sampai Detik Terakhir Liga Europa!

Berita Liga Europa – Manajer Jose Mourinho mengakui bahwa Celta Vigo membuat Manchester United menderita sampai detik terakhir pada laga leg kedua semifinal Liga Europa mereka pada Jumat (12/5) dini hari WIB.

Gol Marouane Fellaini tampaknya telah menyelesaikan ketegangan Manchester United dan mengamankan jalan ke final di Stockholm, namun gol penyeimbang dari Facundo Roncaglia lima menit dari waktu normal memicu ketegangan di Old Trafford.

Bek Celta asal Argentina, Facundo Roncaglia bersama Eric Bailly, kemudian diusir oleh wasit semenit kemudian saat dua pemain bentrok di tengah lapangan.

Dan John Guidetti gagal menyelesaikan peluangnya di menit akhir yang membuat tuan rumah berhak melaju ke final untuk bertemu Ajax.

“Kami adalah tim terbaik di leg pertama tapi kami tidak pernah membunuh (pertandingan),” kata Jose Mourinho kepada BT Sport. “Kami tidak pernah mencetak gol dengan peluang kami. Itu adalah pertandingan terbuka di kandang sendiri, semua tekanan di pihak kami.”

“Mereka benar-benar bebas dari tanggung jawab dan memberi kami pertandingan yang sangat sulit. Kami menderita sampai akhir dan terbuka sampai detik terakhir. Tapi para pemain memberikan semua yang mereka miliki. Saya benar-benar senang untuk mereka.”

“Sekarang, setelah 14 pertandingan, kami berada di final, jika kami memenangkan Liga Europa, saya lebih dari senang, sungguh menakjubkan.”

Eric Bailly akan melewatkan final di Stockholm pada 24 Mei, saat ia mengangkat tangannya ke wajah Guidetti.

“Saya tidak melihat insiden kartu merah, tapi Eric Bailly sangat fenomenal,” katanya. “Permainan itu emosional untuk semua orang. Beberapa orang tetap mengendalikan diri lebih baik dari yang lain.”

“Facundo Roncaglia bukanlah hal baru dalam situasi ini, Bailly mungkin naif. Kami sekarang kehilangan pemain yang sangat penting untuk final, dan kami tidak memiliki banyak pemain pengganti.”