Eric Bailly Dilarang Tampil, Mourinho Kritik UEFA

407

Keputusan UEFA elarang bek Pantai Gading untuk tampil dalam dua laga pertama Manchester United di musim ini dikritik oleh
Jose Mourinho.

Liga Europa  - Eric Bailly Dilarang Tampil, Mourinho Kritik UEFA

Keputusan UEFA untuk melarang bek Pantai Gading untuk tampil dalam dua pertandingan pertama Manchester United di musim ini adalah keputusan yang “sangat, sangat kasar”, kata Jose Mourinho.

Manajer United Jose Mourinho telah mengkritik UEFA karena telah melarang Eric Bailly untuk bermain dalam dua pertandingan Eropa berikutnya menyusul kartu merahnya di semifinal Liga Europa musim lalu melawan Celta.

Bailly dihadiahi kartu merah langsung dalam pertemuan terakhir dengan Celta Vigo setelah mengangkat tangannya ke wajah John Guidetti, sebuah tindakan itu memicu tawuran yang juga melihat Facundo Roncaglia dikeluarkan untuk tim lawan.

Pemain internasional Pantai Gading itu kemudian dihukum dengan larangan tiga pertandingan oleh UEFA pada hari Senin, dengan pertandingan pertama skorsing tersebut diadakan di final Liga Europa, di mana United mengalahkan Ajax dengan skor 2-0.

Hukumannya itu juga berarti Bailly juga akan absen dalam Piala Super UEFA melawan Real Madrid bulan depan dan pertandingan grup United pertama di Liga Champions, sesuatu yang menurut Mourinho adalah hukuman yang berlebihan.

“Pandangan saya adalah bahwa biasanya dengan UEFA apa yang Anda dapatkan adalah apa yang Anda dapatkan dan Anda terima dengan wajah bahagia atau wajah yang buruk,” katanya dalam sebuah konferensi media.

“Anda menerima bahwa itu adalah kartu merah di semifinal, saya kira hukuman untuk tidak bermain final sudah cukup, ini adalah hukuman besar untuk tidak bermain final, dan saya katakan bahwa biasanya dia layak mendapatkan catatan bersih mulai musim depan dan siap bermain di Super Cup.”

“Tapi sekarang dia adalah pemain penting bagi kami yang tidak mampu bermain di Super Cup dan pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions, namun tidak boleh bermain untuk final Liga Europa dan Super Cup sangat keras.”