Euro 2012: Belanda kembali terapkan total football

12

Penampilan Belanda pada Piala Dunia 2010 lalu banyak dikecam media. Mereka dinilai menerapkan sepakbola keras, dan cenderung negatif. Bahkan, ada insiden “tendangan kungfu” yang dilakukan gelandang Nigel De Jong terhadap gelandang Spanyol, Xabi Alonso, di partai final. Untuk Piala Eropa 2012 ini, pelatih Belanda Bert van Marwijk berjanji akan mengembalikan Belanda pada permainan asli mereka, […]

Penampilan Belanda pada Piala Dunia 2010 lalu banyak dikecam media. Mereka dinilai menerapkan sepakbola keras, dan cenderung negatif. Bahkan, ada insiden “tendangan kungfu” yang dilakukan gelandang Nigel De Jong terhadap gelandang Spanyol, Xabi Alonso, di partai final.

Untuk Piala Eropa 2012 ini, pelatih Belanda Bert van Marwijk berjanji akan mengembalikan Belanda pada permainan asli mereka, yakni sepak bola menyerang secara total atau dikenal dengan total football. Prinsip total football, yaitu pertahanan terbaik adalah menyerang.

Total football yang digagas Rinus Michels pada era 1970-an membawa warna dan gaya baru dalam sepak bola pada era 70-an. Dengan dikomando sang master lapangan, Johan Cruyff, Belanda memukau dunia. Mereka bermain seperti sekumpulan lebah yang menekan tiada henti, tetapi juga cepat dalam bertahan. Sayangnya, mereka hanya menjadi runner-up Piala Dunia 1974 karena kalah dari Jerman Barat di final.

Gaya permainan total football Belanda itu baru terlihat berhasil pada Piala Eropa 1988. Dibintangi trio Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten, Belanda sukses menjadi juara dengan mengalahkan Rusia di final.

Namun, total football, bukan tanpa kelemahan. Keasyikan menyerang justru membuat pertahanan Belanda menjadi mudah ditembus kala lawan melakukan serangan balik. Dan inilah yang mesti diwaspadai oleh pelatih Bert van Marwijk di Euro 2012 ini.

Karena itu, menurut bek Belanda, Gregory van der Wiel, total football perlu diimbangi dengan permainan keras. “Kami akan mencoba memainkan sepak bola indah. Tapi, Anda juga butuh bermain keras. Itulah pertandingan. Anda membutuhkannya. Kami kira semua orang juga melakukannya,” kata Gregory