Euro 2012: Ribuan PSK buka warung lebar-lebar

  • Juru kampanye anti HIV/AIDS memperingatkan bahwa negara Ukraina selaku salah satu tuan rumah Euro 2012 memiliki angka infeksi HIV tertinggi di Eropa Timur. Jika para fans bola dari seluruh dunia tidak bisa dengan disiplin menggunakan kondom selagi berhubungan seks dengan para PSK, maka akan ada resiko peningkatan tinggi angka infeksi HIV di Eropa dan seluruh […]

Juru kampanye anti HIV/AIDS memperingatkan bahwa negara Ukraina selaku salah satu tuan rumah Euro 2012 memiliki angka infeksi HIV tertinggi di Eropa Timur. Jika para fans bola dari seluruh dunia tidak bisa dengan disiplin menggunakan kondom selagi berhubungan seks dengan para PSK, maka akan ada resiko peningkatan tinggi angka infeksi HIV di Eropa dan seluruh dunia.

“Para PSK Kiev sedang belajar secara aktif untuk menyambut Euro 2012,” kata satu situs seks Ukraina. Yang dimaksud di sini adalah mereka mempelajari sejarah dari ke-16 negara peserta turnamen, ditambah dasar-dasar pengetahuan tentang sepak bola, untuk mendapatkan keunggulan kompetitif agar klien tertarik untuk menggunakan jasa mereka.

Ukraina pada tahun 2006 mengubah pasal prostitusi dari tindak kejahatan berat menjadi tindak pidana ringan setara dengan membuang sampah sembarangan. Denda bagi para pelaku tindak pelacuran adalah antara delapan sampai 20 euro (setara Rp 93.000 sampai Rp 232.000 saja). Namun menjadi mucikari atau menjalankan rumah bordil tetap merupakan tindak pidana berat.

Republik bekas pecahan Uni Soviet di era perang dingin lalu menjadi rumah bagi antara 52.000 dan 83.000 pekerja seks, dengan 11.000 berdomisili di ibukota Kiev sendiri, menurut kelompok kampanye International HIV/AIDS Alliance. Di kota tempat turnamen lainnya, Donetsk dan Kharkiv di sebelah timur, jumlahnya mungkin telah mencapai lebih dari 3.000, dan kota wisata Lviv di bagian barat, hampir 2.500.

Sebanyak 1,5 juta penggemar bola diperkirakan akan membanjiri kota-kota Euro 2012, yang akan dimulai pada tanggal 8 Juni di Warsawa, ibu kota tuan rumah bersama Polandia, dan berakhir dengan final di Kiev pada 1 Juli.

FEMEN, sebuah kelompok feminis di Ukraina – yang terkenal karena protes telanjang dadanya – memperingatkan bahwa turnamen Euro 2012 bisa melihat peningkatan pariwisata seks dan berkampanye dengan slogan “Ukraina bukan rumah bordil!”

Menurut data dari UNAIDS, jumlah penderita HIV di Ukraina mencapai setidaknya 350.000 orang berusia 15 tahun ke atas dari total populasi 46 juta orang. Menurut sebuah studi 2011 yang dilakukan oleh International HIV/AIDS Alliance, pelacur adalah kelompok yang paling terkena dampak, dengan 24 persen menderita HIV positif di Kiev dan 38 persen di Donetsk.

Sementara PSK di Kiev mengatakan bahwa mereka sadar akan risiko berhubungan tanpa kondom. Studi di atas tadi menunjukkan bahwa hanya 60 persen mengesampingkan seks tanpa kondom. Beberapa sangat siap untuk berhubungan seks tanpa kondom dengan imbalan tambahan pembayaran. Survei 2010 menunjukkan bahwa 22 persen bersedia melakukannya. Selain itu, klien tidak banyak membantu. “Sebanyak 90% mengatakan mereka tidak ingin menggunakan kondom,” menurut Irina, seorang mantan PSK.