Hasil Euro 2012: Siapakah Silvestre Varela, sang pahlawan?

2

Siapakah Silvestre Varela? Ia menjadi pahlawan pada laga Portugal vs Denmark Rabu dinihari WIB. Sampai dengan menit 86 seluruh fans Portugal dibuat jantungan dengan posisi skor 2-2. Namun beruntunglah ada pemain pengganti Silvestre Varela, yang baru saja masuk di menit 84. Ia mengukir gol menentukan di menit 87, 3-2,  untuk membuka peluang Ronaldo dkk maju […]

Hasil Euro 2012: Siapakah Silvestre Varela, sang pahlawan? - berita Liga Europa

Siapakah Silvestre Varela? Ia menjadi pahlawan pada laga Portugal vs Denmark Rabu dinihari WIB.

Sampai dengan menit 86 seluruh fans Portugal dibuat jantungan dengan posisi skor 2-2. Namun beruntunglah ada pemain pengganti Silvestre Varela, yang baru saja masuk di menit 84. Ia mengukir gol menentukan di menit 87, 3-2,  untuk membuka peluang Ronaldo dkk maju ke perempatfinal. Varela sebenarnya gagal mengontrol bola di kesempatan pertama, namun kemudian berputar dan menendang bola di kesempatan kedua. Masuk!

Pemain bernama lengkap Silvestre Manuel Gonçalves Varela itu sebenarnya bukan asli Portugal. Ia dilahirkan di Dakar, Senegal pada tahun 1985, atau berusia 27 tahun.

Ia bermain di tim U21 Portugal sejak tahun 2005 dan baru masuk timnas senior pada tahun 2010. Sebelum ini ia sempat berstatus pemain pinjaman beberapa kali di berbagai klub sejak tahun 2004. Baru tahun 2009 bermain tetap untuk klub Porto. Kini sebagai pahlawan timnas Portugal, nilai transfernya mungkin akan naik pesat. Tak lagi bersttaus pemain yang dipinjamkan ke sana ke mari.

Dengan kemenangan 3-2 ini maka nilai Portugal adalah 3, sama dengan Denmark yang di laga pertama menang 1-0 vs Belanda. Tinggal menunggu laga berikutnya, Jerman vs Belanda. Jerman juga sudah mengantongi satu kemenangan. Belanda nol besar.

Ini seperti memperlihatkan betapa kerasnya perjuangan di Grup Neraka, Grup B Euro 2012 ini.

Dua gol Portugal lainnya dicetak Pepe menit 24, dan Postiga menit 36. Sementara kedua gol Nicklas Bendtner yang bikin jantung fans berdebar kencang itu tercipta di menit 41 dan 80.

Ball possession adalah 59-41 untuk keunggulan Denmark. Namun itu seperti mengulangi final Champions lalu antara Chelsea vs Bayern Munich. Dominasi sudah tak berarti apa-apa lagi di era saat ini. Tim-tim mulai belajar meninggalkan dominasi dan mementingkan gol melalui serangan balik.

Tak bermaknanya dominasi juga kelihatan shots on target yang 5-10 untuk keunggulan Portugal. Shots off target 3-7 untuk Portugal.