Jose Mourinho: Pisang Marcos Rojo Bukan Bahan Tertawaan - Liga Europa

Gilabola.com – Jose Mourinho tegaskan jika pisang Marcos Rojo bukan untuk bahan tertawaan. Kejadian tersebut memang masih jadi perhatian usai laga.

Jose Mourinho memang ikut terganggu dengan pembahasan tersebut. Pada pertandingan kontra FC Rostov di pertemuan Liga Europa, Jose Mourinho tertangkap kamera memberikan sebuah pisang kepada Marcos Rojo.

Di laga tersebut, tim tuan rumah terlihat kepayahan di babak kedua, dengan absennya Paul Pogba dan Daley Blind karena cedera sehingga memaksa Phil Jones bermain sebagai wing-back.

Menurut manajer asal Portugal itu, pemberian pisang kepada Rojo bukan sesuatu yang patut ditertawakan sebab menyangkut kans United di Liga Europa.

Hal itu dikarenakan kebugaran para punggawanya merosot setelah bertanding melawan Chelsea FC di Piala FA dengan 10 orang pemain, tiga hari sebelumnya.

Maka tidak heran Mourinho mengkritik otoritas Liga Inggris karena tidak memberikan dispensasi jadwal sepak mula agar para pemainnya bisa beristirahat barang sejenak.

“Bagi beberapa orang, cerita pemberian pisang itu situasi yang lucu tapi saya pikir tidak. Ketika saya menyaksikan lomba lari maraton, ketika saya melihat olahraga lain dimana para pesertanya mencapai batas tertinggi, saya rasa itu tidak lucu,” tuturnya.

“Saya pikir itu tidak lucu ketika beberapa pemain bermain senam pekan, 11 pertandingan. Bermain di Senin kemarin dengan 10 pemain, menikmati waktu lima jam di M6 (tol Inggris) untuk kembali ke Manchester, dan kebanyakan dari mereka, seperti Marcos, telah menyentuh batasnya.”

“Rekor cedera tim saya sangat sangat bagus. Sangat sulit bagi para pemain saya untuk memiliki cedera. [cedera Pogba] merupakan akumulasi keletihan. Dia merasakan sesuatu di babak pertama dan di babak kedua dia sudah tidak bisa melanjutkan pertandingan. Bahkan seseorang yang mempunyai fisik monster seperti dia pun bisa merasakannya.”

“Tapi tentu saja, Ia salah satu pemain yang tidak beristirahat karena bermain di setiap pertandingan. Bahkan di laga melawan Blackburn [Piala FA], dia ada di bangku cadangan dan harus masuk ke lapangan di babak kedua, jadi Ia memang bermain di tiap pertandingan. Jadi itu normal [jika letih]. Sedangkan untuk pertandingan Senin [versus Chelsea], bermain lebih dari satu jam antara 10 melawan 11 pemain, juga memberikan dampak. Paul yang terkena imbasnya.”

“Tapi di [pertemuan pertama Liga Europa] Rostov, ketika saya berbicara dengan delegasi soal kondisi [lapangan] di stadion, dia berkata bahwa jika ada yang cedera, tidak masalah sebab mereka memiliki asuransi.”

“Saya rasa, di Inggris, hal itu sedikit sama. ‘Dia mendapatkan penghasilan jutaan. Biarkan dia berlari. Jika kakinya patah, tidak masalah’,” sindir Mourinho.