Lolos Final Liga Europa, Mourinho Keluhkan Jadwal Sulit

135

Baru dipastikan lolos ke partai final Liga Europa, Jose Mourinho langsung melancarkan kritikan kepada jadwal yang menurutnya berat bagi anak asuhnya.

Lolos Final Liga Europa, Mourinho Keluhkan Jadwal Sulit - berita Liga Europa

Berita Liga Europa – Jose Mourinho mengaku sudah mulai khawatir anak asuhnya akan mengalami kelelahan menjelang final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam.

Hasil imbang 1-1 melawan Celta Vigo di Old Trafford, Jumat (12/5) dini hari WIB sudah cukup bagi United untuk berlaga di final karena kemenangan satu gol tanpa balas di pertemuan kedua di Balaidos, pekan lalu.

Kini mereka akan berhadapan dengan Ajax di Swedia, setelah klub asal Belanda itu menyingkirkan Olympique de Lyon namun Jose Mourinho merasa jadwal kompetisi membuat lawannya berada di posisi diuntungkan.

Hal tersebut disebabkan jadwal Liga Inggris yang masih tersisa tiga laga dan United akan bersua Crystal Palace di laga terakhir, tiga hari sebelum partai final sedangkan Liga Belanda akan berakhir pada akhir pekan ini.

Pada Minggu (14/05), United akan melakoni laga sulit melawan Tottenham Hotspur dan kemudian bertolak ke St Mary’s untuk bertanding versus Southampton pada 18 Februari, lalu melakoni laga pamungkas kontra Palace di 21 Mei, sebelum kemudian bertolak ke Swedia untuk pertandingan final di 25 Mei.

“Sekarang Ajax sudah berfikir soal pertandingan final. Liga mereka berakhir pada Minggu ini dan mereka akan mempunyai waktu 12 hari untuk bersiap untuk pertandingan final dan kami masih mempunyai tiga laga di Liga Inggris,” tutur manajer asal Portugal itu.

“Semoga Crystal Palace tidak membutuhkan laga terakhir karena di laga pamungkas saya akan membuat banyak perubahan dan tidak ada satu pun yang bisa menyalahkan kami sebab kami harus melakoni laga final dua hari kemudian.”

Saat ini Jose Mourinho berpeluang untuk meraih piala kedua di United, setelah menjadi juara Piala FA pada Februari silam dan Ia mengaku trofi Liga Europa akan sempurna di musim pertamanya.

“Itu artinya peluang untuk memenangkan sebuah piala, sebuah kans untuk kembali ke Liga Champions. Sebuah kesempatan untuk mengakhiri musim dengan sempurna sebab laga final itu merupakan pertandingan terakhir di musim ini.”