Mourinho Kesal MU Beri Celta Vigo Ruang

  • Manajer Manchester United Jose Mourinho sudah tahu sebelumnya bahwa Celta vigo akan memberikan perlawanan yang kuat kala keduanya bersua di Old Trafford.

Jose Mourinho - Manchester United

Berita Liga Europa – Pelatih Manchester United Jose Mourinho kesal anak asuhnya memberikan banyak ruang kepada para pemain Celta Vigo ketika melakoni pertemuan kedua babak semi-final Liga Europa di Old Trafford.

Manchester United dipastikan bertanding di babak final dan akan berhadapan dengan Olympique de Lyon pada 25 Mei nanti, setelah bermain imbang 1-1 di kandang kontra Celta Vigo, Jumat (12/05) dini hari WIB.

Hasil imbang 1-1 tersebut cukup untuk membuat Manchester United lolos karena di pertemuan pertama, The Red Devils berhasil menang satu gol saja di Balaidos, pekan lalu.

Di pertemuan kedua ini Marouane Fellaini sukses membuat gol di menit-menit awal, tepatnya menit ke-17 sehingga membuat publik kandang bergemuruh.

Sayangnya lima menit sebelum waktu normal usai, Facundo Sebastian Roncaglia membuat Old Trafford tegang dan hasilnya keluar dua kartu merah kepada Eric Bailly dan Roncaglia karena bertengkar.

“Kami merupakan tim terbaik di pertemuan pertama tapi kami tidak bisa membunuh (pertandingan),” ujar Jose Mourinho pada BT Sport.

“Kami tidak membuat gol-gol lewat peluang yang kami miliki. Ini pertandingan terbuka di kandang, semua tekanan berada di pihak kami.”

“Celta Vigo sama sekali bebas dari tekanan dan memberikan kami pertandingan yang sulit. Kami harus menderita hingga menit terakhir dan segala sesuatunya terbuka hingga peluit panjang. Tapi anak-anak memberikan segala yang mereka miliki. Saya cukup puas dengan mereka.”

“Sekarang, setelah 14 pertandingan, kami berada di final. Jika kami bisa memenangkan Liga Europa saya akan bisa lebih senang lagi. Itu akan luar biasa.”

Disinggung perihal kartu merah Bailly, Mourinho mengaku tidak melihat insiden yang di mana pemain berusia 23 tahun itu menyentuh muka John Guidetti.

“Saya tidak melihat insiden kartu merah itu tapi Eric Bailly bermain fenomenal. Pertandingannya sendiri cukup emosional bagi semua orang. Beberapa orang bisa menahan emosi dibanding yang lainnya.”

“Facundo Roncaglia bukan pemain baru dalam situasi seperti ini. Bailly mungkin terlalu naif. Kami sekarang harus kehilangan pemain penting di final dan kami tidak mempunyai banyak (opsi lainnya),” tandas Mourinho.