Pelatih Ajax Yakin Mourinho Merasa Tertekan di Liga Europa

228

Peter Bosz mengakui anak asuhnya akan tampil tanpa beban di final Liga Europa melawan Manchester United meskipun Ajax Amsterdam gagal juara Liga Belanda.

Pelatih Ajax Yakin Mourinho Merasa Tertekan di Liga Europa - berita Liga Europa

Liga Europa – Pelatih Ajax Amsterdam Peter Bosz yakin manajer Manchester United Jose Mourinho merasa tertekan menjelang laga Liga Europa sehingga kerap mengkritik soal ketatnya jadwal kompetisi.

Ucapan Bosz tersebut disebabkan anak asuhnya pun melakoni banyak pertandingan selama satu musim kompetisi namun besarnya investasi di United membuat Mourinho merasa tertekan untuk menjadi juara.

Laga final Liga Europa sendiri akan dilangsungkan di Stockholm pada Kamis (25/05) dini hari WIB. Itu akan menjadi laga ke-64 bagi United sepanjang musim ini sehingga manajer Mourinho merasa Federasi Sepak Bola Inggris (FA) tidak menolongnya dalam hal pengaturan jadwal kompetisi.

Bosz pun mengaku bahwa Ajax melakoni banyak laga namun Ia merasa bersyukur anak asuhnya tidak ada yang cedera.

“Kami akan melakoni laga ke-56 pada Rabu (Kamis WIB) depan dan jika Anda melihat usia para pemain yang kami miliki, maka ini tim berisikan pemain-pemain muda yang juga melalui banyak pertandingan,” ujar Bosz.

“Kami berlatih dengan 24 pemain hari ini (Kamis, 18/05 waktu setempat). Itu seluruh skuat yang saya miliki, tidak ada yang cedera.”

“Jadi daripada melihat Manchester, saya melihat tim sendiri dan yang terpenting ialah kami bugar dan segar, tidak ada yang cedera dan itu cara yang bagus untuk mempersiapkan tim bagi Rabu (Kamis WIB) nanti. Saya tidak pernah melirik (apa yang dilakukan) pelatih dari tim lainnya.”

“Saya hanya melihat tim mereka dan menganalisa di mana kami bisa meraih kemenangan, memenangkan beberapa detail tapi di sisi lain, saya selalu melihat tim sendiri, kekuatan kami dan bagaimana kami bisa mengalahkan lawan. Saya percaya kemenangan bisa diraih bukan karena melihat tim mereka namun pada diri kami sendiri.”

“Memang benar kedua tim merupakan klub besar di Eropa dengan sejarah yang hebat dan memang benar juga mereka mempunyai pengalaman dan uang lebih.”

“Tapi saya percaya kami memiliki pemain-pemain fantastis atau kami tidak akan bisa berada di final. Saya tidak merasa ditekan (oleh klub), hanya merasa tertekan karena momen seperti ini impian banyak orang.”

“Memang benar tim saya berisikan pemain-pemain muda tapi mereka sudah belajar banyak. Rabu (Kamis WIB) mendatang akan menjadi laga Eropa ke-19 kami musim ini. Saya harap para pemain bisa belajar banyak dari laga-laga sebelumnya dan saya menanti hal tersebut.”

“Manchester United mempunyai budget lebih besar dan jika karena besarnya budget belanja pemain yang membuat mereka tertekan, maka itu mungkin saja terjadi.”

“Kami akan melakukan seperti yang selalu kami lakukan, kami akan mencoba bermain sepak bola yang baik dan semoga bisa menang,” harapnya.