Liverpool Dipaksa Adu Penalti Terpanjang, Tapi Menang 14-13

Ini sepakbola atau bulutangkis? Liverpool berhasil maju ke babak keempat turnamen Capital One Inggris setelah mengalahkan lawan tangguhnya, Middlesbrough, melalui adu penalti yang berakhir dengan skor 14-13. Keduanya mengakhiri babak reguler sama kuat 1-1. Perpanjangan waktu selama 30 menit mengubah skor menjadi 2-2, sehingga adu penalti harus dilakukan sampai 30 kali sebelum pemenangnya ditemukan. Pertarungan […]

Internasional Liga Inggris  - Liverpool Dipaksa Adu Penalti Terpanjang, Tapi Menang 14-13
Ini sepakbola atau bulutangkis?

Liverpool berhasil maju ke babak keempat turnamen Capital One Inggris setelah mengalahkan lawan tangguhnya, Middlesbrough, melalui adu penalti yang berakhir dengan skor 14-13.

Keduanya mengakhiri babak reguler sama kuat 1-1. Perpanjangan waktu selama 30 menit mengubah skor menjadi 2-2, sehingga adu penalti harus dilakukan sampai 30 kali sebelum pemenangnya ditemukan.

Pertarungan berakhir sangat melelahkan. Laga berakhir pukul 22.42 malam waktu setempat, atau mendekati pukul 6 pagi WIB.

Adu penalti 14-13 merupakan salah satu rekor di Inggris. Skor itu sama dengan hasil akhir adu penalti di trofi Football League Agustus 2011 ketika Dagenham & Redbridge mengalahkan Leyton Orient.

Adalah pemain sayap Boro Albert Adomah yang tendangannya melebar dan menyebabkan The Reds lolos ke babak berikutnya.

Liverpool memimpin lebih dulu menit 10 melalui gol debutan Jordan Rossiter tapi Boro menyamakan kedudukan ketika Adam Reach mencetak gol menit 63.

Pada babak perpanjangan waktu, Suso mencetak gol pada menit 109 untuk keuntungan The Reds tetapi pada menit-menit terakhir sebuah eksekusi penalti Patrick Bamford memaksa terjadinya baku tembak.

Kemudian berlangsunglah drama dengan skor kontes penalti tertinggi dalam sepakbola profesional Inggris di The Kop.

Simon Mignolet menyelamatkan penalti pertama Boro dari Bamford, namun Raheem Sterling kehilangan penalti kelima Liverpool dan mengirim baku tembak memasuki babak sudden death.

Hebatnya, atau anehnya, 20 eksekutor berikutnya seperti main tanpa beban dan mereka semua mencetak gol dari setiap tim, termasuk kedua kiper. Mereka menangani tekanan dengan penuh percaya diri, dengan beberapa mencetak gol dua kali.

Tapi ketika Adomah mendorong tendangannya melebar, Liverpool akhirnya bisa merayakan kemenangan.

Hasil ini akan meringankan tekanan di bahu Bos Liverpool Brendan Rodgers, yang timnya telah kalah di tiga dari lima pertandingan liga pertama mereka dan menghadapi Everton dalam derby Merseyside pada hari Sabtu.

Boro, sebaliknya, akan merasa patah hati telah begitu dekat dengan kemenangan pertama mereka di Anfield sejak 1976 setelah berhasilmenahan The Reds lebih dari 120 menit.

Dengan kapten Steven Gerrard diistirahatkan, produk akademi junior berusia 17 tahun Rossiter bisa melakukan sebagai jangkar The Reds di lini tengah, dan ia hanya butuh 10 menit untuk membuat gol.

Adu penalti Piala Liga terpanjang adalah 9-8 pada tiga kali kesempatan: Arsenal vs Rotherham pada tahun 2004, Man City mengalahkan Stoke dan Aston Villa mengalahkan Colchester. Kedua laga yang disebut terakhir itu terjadi pada tahun 1982.

Sementara itu adu penalti terpanjang di Piala FA adalah Macclesfield mengalahkan Green Forest 11-10 pada bulan November 2001 di putaran pertama.

Rekor untuk tendangan penalti berturut-turut paling sukses di sepak bola Inggris adalah 29 kali ketika Brockenhurst mengalahkan Andover 15-14 di Piala Senior Hampshire tahun lalu.