Louis Van Gaal Merespons Kecaman Soal Danny Welbeck

Danny Welbeck, sebuah produk dari Akademi United, pindah ke Arsenal pada hari terakhir batas waktu transfer awal September 2014 lalu senilai Rp 307 Milyar. Penyerang Inggris berusia 23 tahun itu kemudian terbukti menjadi pencetak dua gol untuk negaranya di laga kualifikasi Euro 2016 minggu ini saat menang di Swiss. Kepergiannya ke Emirates disesalkan banyak pihak, termasuk oleh legenda Manchester United, […]

Internasional Liga Inggris  - Louis Van Gaal Merespons Kecaman Soal Danny Welbeck
Danny Welbeck, sebuah produk dari Akademi United, pindah ke Arsenal pada hari terakhir batas waktu transfer awal September 2014 lalu senilai Rp 307 Milyar.

Penyerang Inggris berusia 23 tahun itu kemudian terbukti menjadi pencetak dua gol untuk negaranya di laga kualifikasi Euro 2016 minggu ini saat menang di Swiss.

Kepergiannya ke Emirates disesalkan banyak pihak, termasuk oleh legenda Manchester United, Gary Neville.

Menurut Louis Van Gaal, Welbeck hanya menjaringkan gol sebanyak 24 kali dalam tiga musim terakhir The Red Devils sejak kembali dari masa pinjamannya dengan Sunderland pada musim 2010 / 11.

Dan Van Gaal menegaskan ia membandingkan Welbeck dengan penyerang Man United lainnya: Robin van Persie, Wayne Rooney dan Radamel Falcao, penyerang produktif Kolombia yang mendapatkan baju Old Trafford di hari yang sama dengan kepergian Welbeck.

Berbicara pada konferensi pers Kamis di mana Man United secara resmi mengumumkan dua rekrutan, Radamel Falcao dan Daley Blind, Van Gaal mengatakan, “Saya memberikan semua pemain kesempatan untuk meyakinkan saya tentang kualitas mereka.”

“Dengan Danny Welbeck, ya, dia ada di sini dari sejak ia berusia sembilan tahun.”

“Setelah kembali dari Sunderland ia telah bermain selama tiga musim untuk Manchester United.”

“Tapi dia tidak memiliki catatan Van Persie atau Rooney, dan itu adalah standar (penilaian).”

“Itu sebabnya kami membiarkan dia pergi. Juga karena Falcao, dan anak-anak muda lain yang bisa beradaptasi.”

Mantan pemain Manchester United yang kini bekerja sebagai staf kepelatihan timnas Inggris, Gary Naville, menyesalkan kepindahan Welbeck ke Arsenal. Penyesalannya jika dibedah ada tiga.

Pertama, Welbeck adalah produk akademi juniornya Manchester United, yang seharusnya memperoleh tempat di tim utama jika Louis Van Gaal menuruti peta pembinaan yang digariskan salah satu pendahulunya, Sir Alex Ferguson.

Kedua, kepergian Welbeck ke Arsenal bisa membantu klub London itu menjerumuskan Setan Merah.

Ketiga, Welbeck terbukti bagus, mampu mencetak dua gol kemenangan Inggris dalam laga vs Swiss.

Keempat, harga transfernya terlalu murah.