LVG Jenius, Masukkan Kiper Spesialis Penalti

Louis van Gaal memperlihatkan, dirinya bukan manager biasa. Manajemen Manchester United yang menyewanya mulai musim ini mungkin luar biasa lega menyaksikan kejeniusannya. Di menit terakhir perpanjangan waktu, dengan skor membeku tetap 0-0, ketika manager lain tengah memikirkan pemain mana yang akan mengambil tendangan penalti, Louis van Gaal (LVG) malah mengganti kiper utama, Jasper Cillesen, dan memasukkan […]

Internasional Liga Inggris Piala Dunia  - LVG Jenius, Masukkan Kiper Spesialis Penalti

Louis van Gaal memperlihatkan, dirinya bukan manager biasa. Manajemen Manchester United yang menyewanya mulai musim ini mungkin luar biasa lega menyaksikan kejeniusannya.

Di menit terakhir perpanjangan waktu, dengan skor membeku tetap 0-0, ketika manager lain tengah memikirkan pemain mana yang akan mengambil tendangan penalti, Louis van Gaal (LVG) malah mengganti kiper utama, Jasper Cillesen, dan memasukkan kiper yang rupanya selama ini dilatih untuk menghadapi adu penalti, Tim Krul.

Krul, manusia setinggi 1,93 meter, masuk tepat di menit 120, hanya berselang beberapa detik saja dari pluit panjang.

Dalam adu penalti terbukti, Krul berhasil menyelamatkan bola tendangan pemain kedua Kosta Rika, Bryan Ruiz, dan menepis sepakan pemain terakhir Michael Umana, sebelum berlari dalam pawai kemenangan. Skor adu penalti 4-3 untuk Belanda.

Kiper yang selama ini merumput di Newcastle United itu dimasukkan di akhir perpanjangan waktu. Itu merupakan terobosan lain LVG, yang gagal merancang strategi di waktu normal 90 menit dan perpanjangan waktunya.

Selama 120 menit Kosta Rika terlihat jarang mengancam gawang Belanda dan rupanya sengaja mengincar adu penalti, setelah kiper Keylor Navas memperlihatkan bakatnya dalam adu tembak dengan Yunani di babak 16 besar.

Tapi ternyata senjata makan tuan setelah Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder dan Dirk Kuyt semuanya berhasil menyarangkan tendangan mereka, dan tangan Krul yang menjangkau bola Umana memastikan kemenangan tim Oranje.

Laga juga diwarnai keajaiban dengan bola-bola Belanda memantul di tiang Navas sampai tiga kali, selain sejumlah besar penyelamatan dari sang kiper, yang disebut-sebut sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah ada.

Di semifinal, Belanda akan menghadapi Argentina yang di laga sebelumnya yang membosankan, menang 1-0 atas Belgia.

Dengan kecerdikan LVG seperti itu, siap-siaplah menyaksikan kebangkitan kembali MU di musim ini.