Man City dan New York City Capai Kesepakatan Baru Soal Frank Lampard

7

Manchester City sudah mencapai kesepakatan baru dengan New York CityFC soal Frank Lampard. Mantan gelandang Inggris itu telah menandatangani opsi perpanjangan kesepakatan pinjaman di Eastlands pada jumlah gaji yang mengerdilkan semua upah terbaik yang pernah diterima di Chelsea. Kontrak terakhir Lampard di Stamford Bridge adalah Rp 2,9 Milyar per minggu, tapi ia menerima kenaikan gaji sebanyak 35% saat menyetujui […]

Man City dan New York City Capai Kesepakatan Baru Soal Frank Lampard - berita Internasional Liga Inggris

Manchester City sudah mencapai kesepakatan baru dengan New York CityFC soal Frank Lampard.

Mantan gelandang Inggris itu telah menandatangani opsi perpanjangan kesepakatan pinjaman di Eastlands pada jumlah gaji yang mengerdilkan semua upah terbaik yang pernah diterima di Chelsea.

Kontrak terakhir Lampard di Stamford Bridge adalah Rp 2,9 Milyar per minggu, tapi ia menerima kenaikan gaji sebanyak 35% saat menyetujui untuk bergabung dengan salah satu klub terbaru Major League Soccer Amerika, New York City, di musim panas lalu.

Klub Amerika itu dimiliki oleh pemilik Manchester City Sheikh Mansour, dan Lampard sedianya akan memulai karirnya di Amerika pada bulan Januari 2015.

Kesepakatan pinjaman sedianya akan berakhir pada tanggal 7 Januari, tetapi Man City dan Lampard telah menandatangani opsi untuk memperpanjang kesepakatan pinjaman dengan juara Premier League itu sampai Mei 2015.

Dengan Yaya Toure akan absen untuk tugas-tugas Piala Afrika bersama Pantai Gading, Manuel Pellegrini telah mempertimbangkan kebutuhan klub untuk mengambil opsi itu.

Ini berarti pemain berusia 36 tahun tersebut akan tetap tinggal di Manchester sampai Mei 2015 sebelum memulai karir MLS dengan New York City, nanti setelah musim Premier League berakhir.

Lampard telah mencetak empat gol dalam enam pertandingan Man City di semua jenis kompetisi musim ini.

Namun yang terpenting, ia bisa ikut berpartisipasi di skuad Liga Champions, karena Man City saat ini tengah dijatuhi hukuman pengurangan daftar pemain di kompetisi Eropa itu setelah melanggar aturan main UEFA Financial Fair Play.