Galasataray Juventus Liga Inggris Premier League roberto mancini Sepak Bola

 

“Ini adalah laga yang aneh, ketika Juve tertinggal mereka mendapat hadiah penalti, bagaimana cara kita mengatakannya, janggal?” ujar Mancini kepada Sky Sport Italia.

Roberto Mancini, pelatih anyar Galasataray, memang mengeluhkan hadiah penalti kepada Juve saat kedua tim bermain sama 2-2 dalam pentas Liga Champions dini hari tadi. Mancini mengaku heran dengan keputusan wasit memberikan hadiah penalti ketika Juve kedodoran.

“Saya rasa mereka takkan mampu mencetak gol tanpa hadiah penalti dan saya rasa juga mereka seharusnya tak diberi hadiah penalty.”

Galasataray sanggup unggul lebih dulu lewat gol Didier Drogba di menit ke-36, sebelum akhirnya disamakan lewat eksekusi penalti Arturo Vidal pada menit ke-78.

BACA JUGA  Komentar Sombong Zlatan Ibrahimovic Usai Bawa MU Juara

Fabio Quagliarella sempat membuat Juventus Arena bergemuruh setelah kembali membawa Bianconeri kuat di menit ke-87. Namun akhirnya kedua tim harus puas berbagi angka setelah Umut Bulut (nama yang unik) memaksa hasil imbang semenit berselang.

Kini artinya Galasataray berada di dasar klasemen Grup B dengan perolehan satu poin. Real Madrid yang meraih dua kemenangan berada di puncak klasemen, dibelakangnya Juve dengan dua poin dan Copenhagen dengan satu poin.

“City sama sekali tak dapat menguasai laju pertandingan. Kami bahkan jarang memegang bola. Saya berharap mereka segera mengubah performa di sesi latihan jika ingin melaju di Liga Champions. Jujur, pertandingan itu merupakan mimpi buruk bagi saya,” ujar Pellegrini dengan kesal.

BACA JUGA  Prediksi Leicester City vs Liverpool, 28 Februari 2017

5 KOMENTAR

  1. Ini Pelatih Gagal. Gak laku di italia. Wajar kalo benci juve, mencari kambing hitam kekalahan setiap tim yg ia latih. Jelas2 pelanggaran, gak penalti gimana Bung Bancini. itulah hebatnya juve 😀 selalu jd bahan pembicaraan ketika mendapat penalti, kalo tim laen mah kagak ape2 dpt penalti walau waktu tambahan udah habis.Orang2 tidak ada yg berpikir maju. FORZA JUVE.

TINGGALKAN KOMENTAR