Mantan Pemain Chelsea, Man City dan Milan Ini Maju Sebagai Capres

8

Masih ingat dengan kisah Jose Pekerman, pelatih timnas Kolombia? Gara-gara timnas Kolombia menang 3-0 atas Yunani di ajang Piala Dunia pada malam sebelum pelaksanaan pilpres, sebanyak 403.000 suara pilpres negara itu diketahui rusak karena ditulisi, dicoreti, digambari nama atau fotonya Jose Pekerman. Hebat, kan? Ternyata ada juga pemain sepakbola yang maju sebagai capres. Namanya George Weah. […]

Internasional Liga Inggris Liga Italia  - Mantan Pemain Chelsea, Man City dan Milan Ini Maju Sebagai Capres

Masih ingat dengan kisah Jose Pekerman, pelatih timnas Kolombia? Gara-gara timnas Kolombia menang 3-0 atas Yunani di ajang Piala Dunia pada malam sebelum pelaksanaan pilpres, sebanyak 403.000 suara pilpres negara itu diketahui rusak karena ditulisi, dicoreti, digambari nama atau fotonya Jose Pekerman. Hebat, kan?

Ternyata ada juga pemain sepakbola yang maju sebagai capres. Namanya George Weah.

Pernah terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia tahun 1995, mantan pemain Chelsea, Manchester City, dan AC Milan ini maju sebagai capres Liberia pada tahun 2005.

Liberia adalah sebuah negara kecil di Afrika Barat, tetangga Sierra Leone dan Pantai Gading, sebuah kawasan yang kini sedang dilanda wabah virus mematikan Ebola, yang hingga hari ini sudah merenggut 800-an nyawa.

Internasional Liga Inggris Liga Italia  - Mantan Pemain Chelsea, Man City dan Milan Ini Maju Sebagai Capres
Antara tahun 1988 dan 1992, Weah membantu AS Monaco maju sebagai klub papan atas, membantu memenangkan Piala Liga Prancis dan membantu klub itu berjaya sampai tahun 1992, ketika akhirnya kalah dari tim Jerman Werder Bremen di final Kejuaraan Eropa.

Setelah itu, tim sepakbola top Eropa saling bergantian mendapatkan pemain tengah depan tersebut, mulai dari Paris Saint-Germain, AC Milan, Chelsea, Manchester City dan akhirnya Olympique Marseille.

Weah menjadi juara Prancis, juara Italia, pemenang trofi Inggris, pemain sepakbola Eropa terbaik pada tahun 1995 dan, pada tahun yang sama, warga Afrika pertama (dan satu-satunya) yang pernah memenangkan gelar pemain terbaik dunia. Satu-satunya pemain Jerman yang pernah memenangkan gelar itu adalah Lothar Matthäus.

Setelah berakhirnya Perang Saudara Liberia Kedua, Weah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Liberia pada pemilu 2005, membentuk partai Kongres untuk Perubahan Demokratis (CDC) untuk mendukung pencalonannya.

Meski Weah muncul sebagai tokoh populer di Liberia, lawan melakukan kampanye hitam perihal kurangnya pendidikan formal sebagai cacat dalam kemampuannya memimpin negeri itu, berbeda dengan lawannya yang lulusan Harvard, Ellen Johnson Sirleaf.

Internasional Liga Inggris Liga Italia  - Mantan Pemain Chelsea, Man City dan Milan Ini Maju Sebagai Capres
Analis juga mencatat kurangnya pengalaman Weah dalam pengalaman pemerintahan, tidak seperti Sirleaf yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam pemerintahan Tolbert pada dekade 1970-an dan telah memegang berbagai posisi di Citibank, Bank Dunia dan PBB.

George Weah juga didera fitnah, disebut-sebut pernah melamar menjadi warga negara Prancis selama karir sepakbola nya di Paris Saint-Germain, sesuatu yang digugat kubu lawan bahwa ia tidak memenuhi syarat menjadi capres Liberia. Namun tuntutan untuk mencoret Weah dari pilpres ditolak oleh KPU setempat dan Weah diizinkan untuk melanjutkan kampanye.

Weah memperoleh sedikit suara saja pada putaran pertama pilpres pada tanggal 11 Oktober 2005, mengumpulkan 28,3% real count, namun mencukupi untuk maju pada putaran kedua melawan Ellen Johnson Sirleaf, kandidat nomor dua.

Namun, Weah kalah di putaran kedua pada 8 November, mengumpulkan hanya 40,6% vs 59,4% untuk Sirleaf. Weah menuduh pemilu dicurangi melalui intimidasi terhadap para pemilih dan perusakan terhadap surat suara. Banyak pendukungnya lalu turun ke jalan-jalan ibukota Monrovia, memprotes hasil pemilu.

Namun, setelah ada jaminan bahwa pemungutan suara itu berlangsung adil, beberapa pemimpin Afrika terkemuka meminta para pendukung Weah untuk legowo menerima hasilnya dengan penuh rahmat dan martabat, dan Sirleaf dilantik menjadi presiden Liberia.

Internasional Liga Inggris Liga Italia  - Mantan Pemain Chelsea, Man City dan Milan Ini Maju Sebagai Capres

Uni Afrika menandai pemilu itu sebagai “damai, transparan, dan adil.”

Kurangnya pendidikan Weah menjadi isu kampanye tim lawan. Dia menjawab begini: “Dengan semua pendidikan dan pengalaman pemerintahan mereka, mereka telah mengatur bangsa ini selama ratusan tahun dan mereka tidak pernah melakukan apa-apa bagi bangsa ini.”

George Weah awalnya mengaku memiliki gelar BA dalam Manajemen Olahraga dari Parkwood University di London. Namun ini adalah sebuah pabrik diploma yang tidak diakui, yang bisa memberikan penghargaan sertifikat kapan saja tanpa perlu sekolah, sejauh pemintanya kuat membayar harganya.  Weah kemudian mengejar sebuah gelar di bidang administrasi bisnis di DeVry University di Miami, Amerika Serikat.

Weah kembali ikut serta dalam pemilu berikutnya tahun 2011 sebagai calon wapres mendampingi Winston Tubman. Pasangan ini kalah telak 9% vs 90% melawan kubu lawan,  Ellen Johnson Sirleaf.