Mario Mandzukic Merasa Diremehkan Oleh Pep Guardiola

27

Pemain internasional Kroasia Mario Mandzukic tidak terkesan dengan cara bos mantan bos Barcelona memperlakukannya musim lalu dan tidak menyesal atas keputusannya untuk pergi meninggalkan Bayern Munich. Striker Atletico Madrid Mario Mandzukic telah mengecam cara-cara Pep Guardiola memperlakukan dia dengan kurang rasa hormat. Mandzukic adalah tokoh kunci dalam kemenangan treble Jupp Heynckes di musim 2012-13, namun kedatangan […]

Internasional Liga Jerman Liga Spanyol  - Mario Mandzukic Merasa Diremehkan Oleh Pep Guardiola

Pemain internasional Kroasia Mario Mandzukic tidak terkesan dengan cara bos mantan bos Barcelona memperlakukannya musim lalu dan tidak menyesal atas keputusannya untuk pergi meninggalkan Bayern Munich.

Striker Atletico Madrid Mario Mandzukic telah mengecam cara-cara Pep Guardiola memperlakukan dia dengan kurang rasa hormat.

Mandzukic adalah tokoh kunci dalam kemenangan treble Jupp Heynckes di musim 2012-13, namun kedatangan pelatih Spanyol itu telah menyebabkan pemain berusia 28 tahun tersebut menghabiskan sebagian besar musim lalu di bangku cadangan.

Kedatangan Robert Lewandowkski dengan status bebas transfer saat kontraknya dengan Borussia Dortmund berakhir pada bulan Juni telah menjadi pertanda berakhirnya era Mandzukic di Allianz Arena dan ia kini telah mengungkapkan kepahitan hidup di bawah Guardiola.

“Guardiola mengecewakan saya. Dia tidak memperlakukan saya dengan hormat. Dia tidak membiarkan saya menjadi top scorer Bundesliga. Segala sesuatu dua kali lebih baik di bawah Jupp Heynckes. Dan itu bukan hanya pendapat saya,” kata Mandzukic kepada Sportske Novosti.

“Bagaimana jika ia mengundang saya untuk secangkir kopi? Itu tidak akan terjadi. Dalam kehidupan profesional saya, saya tidak perlu menyukai atau tidak menyukai siapa pun. Tetapi jika aku merasa ada energi negatif tertentu terhadap seseorang, saya mencoba untuk menghindari orang seperti itu.”

“Saya tidak layak diperlakukan seperti itu setelah memberikan segalanya untuk Bayern selama dua musim. Saya merasa hal-hal berubah ketika ia baru saja datang. Saya berusaha keras untuk beradaptasi, tapi Anda memerlukan dua pihak untuk membuat sesuatu bekerja dalam rangka menjadi sukses. Saya menyadari tidak ada masa depan bagi saya di Bayern, jadi saya sudah pasrah meninggalkan klub dan punya waktu untuk memilih klub baru.”

“Guardiola membuat keputusan untuk tidak memainkan saya di final DFB Pokal. Dan dia tidak ingin saya memenangkan gelar top scorer, jadi tidak membiarkan saya bermain menjelang akhir musim. Ini tidak benar-benar penting bagi saya, tapi itu menunjukkan bagaimana cara dia tidak tidak menghormati saya. Akan ada lebih banyak rasa hormat bagi saya jika ia mengatakan saja terus terang bahwa saya tidak cocok dalam filosofi sepakbolanya.”

“Bagi saya, segala sesuatunya dua kali lebih baik di bawah Heynckes.”

Mandzukic bergabung dengan Atletico pada bulan Juli dengan transfer senilai € 22 juta dan telah menjaringkan enam gol dalam 12 penampilan di semua kompetisi sejauh ini untuk klub barunya.