Meksiko vs Kroasia: Menunggu Aksi Kiper Berbakat Itu

29

  Masih ingat Guillermo Ochoa? Kiper Meksiko ini namanya menyebar ke seluruh dunia setelah berhasil menyelamatkan gawangnya tetap bersih saat berlaga vs Brasil kemarin WIB. Ia dipuji karena keterampilannya di bawah tiang gawang menyebabkan Neymar, Paulinho, atau pun Thiago Silva dan kawan-kawan tidak bisa menjebol gawang tim Meksiko. Ochoa kini tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pemain menonjol di Piala […]

Internasional Liga Inggris Piala Dunia  - Meksiko vs Kroasia: Menunggu Aksi Kiper Berbakat Itu

 

Masih ingat Guillermo Ochoa? Kiper Meksiko ini namanya menyebar ke seluruh dunia setelah berhasil menyelamatkan gawangnya tetap bersih saat berlaga vs Brasil kemarin WIB.

Ia dipuji karena keterampilannya di bawah tiang gawang menyebabkan Neymar, Paulinho, atau pun Thiago Silva dan kawan-kawan tidak bisa menjebol gawang tim Meksiko.

Ochoa kini tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pemain menonjol di Piala Dunia 2014.

Setelah memperoleh penghargaan man-of-the-match di laga itu, Ochoa kini berharap bisa menjaga kinerja kinclongnya di laga penutup Grup A Kroasia, Selasa pekan depan WIB, untuk mengamankan tempat mereka di 16 Besar

Berkat penampilannya yang memukau itu, sejumlah klub kelas atas di Eropa sudah berancang-ancang merekrutnya.

Apalagi setelah diketahui bahwa pemain berusia 28 tahun di klub Prancis, AC Ajaccio, itu berstatus free transfer. Kontraknya  berakhir pada akhir bulan ini, yang berarti Ochoa bebas untuk bernegosiasi pindah ke klub mana pun yang dirasanya cocok.

Ajaccio baru saja terdegradasi dari Ligue 1, dan meskipun sang kiper telah mengisyaratkan ingin tetap tinggal di Prancis, sejumlah klub Premier League diyakini telah mendekatinya,  menyusul keajaiban yang dipamerkannya di Estadio Castelao.

Ochoa mengakui bahwa ia oke saja untuk meninggalkan Prancis jika ada tawaran gaji yang tepat, dan merasa bahwa permainannya telah membaik selama beberapa tahun terakhir, berpuncak pada penampilan gemilang melawan Selecao.

Berbicara kepada surat kabar Prancis L’Equipe, Ochoa mengatakan: “Prioritas saya adalah untuk tinggal di Perancis, tetapi saya terbuka untuk setiap proposisi. Saya telah membaik dalam tiga tahun terakhir, terutama dalam menangani laju permainan.”

“Saya terbiasa dengan kompetisi elit ketika main di Meksiko. Saya sekarang perlu bermain di Liga Champions untuk memastikan apakah saya sebaik itu. ”

Pria yang dikenal dengan nama ‘Memo’ oleh rekan-rekannya di tim internasional itu memulai karirnya di klub Meksiko, America, tahun 2004 dan menghabiskan tujuh tahun di sana. Dia tampil lebih dari 200 kali untuk klub itu sebelum pindah ke Prancis tahun 2011, namun karirnya dengan Ajaccio tampaknya telah berakhir setelah mereka terdegradasi ke Ligue 2.

Dia enam kali tampil bersama tim Meksiko U-23 di Olimpiade 2004 dan 2008, dan setelah itu membela tim senior Meksiko sebanyak 60 kali.