Mengapa Ronaldo Dilayani Seperti Raja di Brasil?

9

Cristiano Ronaldo akan menikmati satu bulan penuh layanan bak raja selama festival bola 2014 di Brasil. Pelatih Paulo Bento sudah memilihkan sebuah suite VIP di resort Campinas, yang juga menjadi home base untuk timnas Portugal. Kamar pemain kelahiran 5 Februari 1985 itu akan dilengkapi dengan sebuah cermin dengan pemanas anti kabut, agar Ronaldo bisa narsis di […]

Internasional Piala Dunia  - Mengapa Ronaldo Dilayani Seperti Raja di Brasil?

Cristiano Ronaldo akan menikmati satu bulan penuh layanan bak raja selama festival bola 2014 di Brasil. Pelatih Paulo Bento sudah memilihkan sebuah suite VIP di resort Campinas, yang juga menjadi home base untuk timnas Portugal.

Kamar pemain kelahiran 5 Februari 1985 itu akan dilengkapi dengan sebuah cermin dengan pemanas anti kabut, agar Ronaldo bisa narsis di depan cermin berlama-lama.

Selain cermin khusus, juga akan ada bantal beraroma dan kamar-kamar untuk enam orang bodyguard si bintang Real Madrid itu.

Mengapa sampai ada perlakuan khusus untuk Ronaldo? Apakah ini tidak membahayakan teamwork Portugal selama Piala Dunia? Bagaimana jika pemain lain cemburu atau iri hati terhadap pemain yang baru saja memenangi pernghargaan FIFA Ballon d’Or 2013 tersebut?

Ronaldo praktis adalah pahlawan Portugal. Kita harus mengingat laga penentuan, play-off vs tuan rumah Swedia di bulan November 2013 untuk menyadari betapa berartinya Ronaldo bagi tim nasional. Pada laga itu Ronaldo mencetak hattrick tiga gol di menit 50, 77 dan 79 untuk meloloskan timnya dari hadangan Zlatan Ibrahimovic dkk, yang hanya mampu mencetak 2 gol saja. Pada leg pertama di kandang sendiri Portugal sudah menang 1-0. Agregat 4-2, dan mereka pun lolos ke Brasil.

Pada sisi lain, undian memang tidak terlalu menguntungkan Ronaldo dkk. Di Brasil mereka berada di grup maut, Grup G, yang terdiri dari Jerman, Ghana, dan Amerika Serikat. Laga pertama vs Jerman 16 Juni 2014 akan berlangsung di kota Salvador di timur laut Brasil yang dikenal bertemperatur panas dan tidak ramah untuk para pemain bola.

Jika Portugal bisa menduduki ranking kedua Grup G di bawah Jerman maka ia akan punya motivasi tambahan karena ada peluang besar bertemu Argentina dan Lionel Messi di laga perempat final. Keduanya sama-sama pemain kelas dunia, bintang untuk klubnya masing-masing, sudah mencetak hampir 200 gol, namun belum sekali pun bisa mengangkat trofi Piala Dunia untuk tim nasionalnya.

Sejak pertama kali tampil di Euro 2004, Ronaldo sudah tampil di lima kejuaraan kelas dunia dan berkontribusi pada 1 final, 2 semifinal, 1 perempatfinal, dan juga kekalahan dari calon juara, Spanyol, di babak 16 besar Piala Dunia 2010.

Sama sekali bukan prestasi yang kecil.