Minat Jadi Pesepakbola Pro? Jangan ke Liga Inggris

7

Jika kamu masih berusia di bawah 23 tahun dan ingin jadi pesepakbola profesional sampai usia tua, katakanlah seperti Frank Lampard dan Didier Drogba yang masih merumput di usia 36 tahun, maka hindarilah Liga Inggris atau EPL. Nasihat itu dikemukakan seorang pemain gelandang, Karim El Ahmadi, yang baru saja kembali ke Liga Belanda, bergabung dengan mantan […]

Minat Jadi Pesepakbola Pro? Jangan ke Liga Inggris - berita Internasional Liga Inggris

Jika kamu masih berusia di bawah 23 tahun dan ingin jadi pesepakbola profesional sampai usia tua, katakanlah seperti Frank Lampard dan Didier Drogba yang masih merumput di usia 36 tahun, maka hindarilah Liga Inggris atau EPL.

Nasihat itu dikemukakan seorang pemain gelandang, Karim El Ahmadi, yang baru saja kembali ke Liga Belanda, bergabung dengan mantan klubnya, Feyenoord, musim panas ini.

Pemain internasional Maroko itu meninggalkan Feyenoord pada tahun 2012 untuk bergabung dengan tim Liga Inggris, Aston Villa, mencatatkan 51 penampilan liga untuk klub Midlands itu selama dua tahun.

Dia menghentikan karirnya di Villa Park musim panas ini dan memutuskan untuk pulang. Selaku kelahiran Belanda, ia memiliki sebuah nasihat penting untuk pemain-pemain muda yang ingin cepat-cepat naik pangkat dan kekayaan dengan pindah menuju Tanah Perjanjian Liga Premier di Inggris.

“Saran saya? Jangan pergi sebelum kamu berusia 23 karena kamu akan tenggelam di sana,” pemain berusia 29 tahun itu menjelaskan.

“Semua pemain remaja yang merantau ke Inggris, siapa yang masih tersisa sekarang ini?” tukasnya.

“Pada umumnya pemain meninggalkan Belanda terlalu cepat.”

“Di Inggris mereka tidak punya waktu untuk berinvestasi dalam pemain muda. Mereka hanya berpikir soal bagaimana menang.”

“Mereka memiliki skuad terdiri dari 32 laki-laki, dengan hampir semuanya pemain internasional dan bersama dengan Anda ada sepuluh orang lain menunggu (giliran main),” katanya kepada TC/Tubantia.

Maksudnya adalah, karena kemenangan adalah penting maka klub-klub Inggris akan mementingkan transfer masuk pemain-pemain asing, dan tidak mau mengambil resiko menurunkan pemain muda yang belum matang. Akibatnya pemain muda di klub-klub Inggris cuma makan gaji buta, duduk di bangku cadangan, dan seturut dengan waktu semakin terlupakan karena tidak pernah bermain. Namanya akan secara perlahan dilupakan dunia internasional.

El Ahmadi memulai karirnya di FC Twente sebelum bergabung ke Feyenoord pada tahun 2008. Ia menghabiskan waktu sebagai pinjaman ke Al Ahli pada tahun 2011 dan pindah ke Aston Villa satu tahun kemudian.