Nasib! Mario Balotelli Dicoret Lagi Dari Daftar Pemain Italia

27

Striker kontroversial Mario Balotelli sekali lagi harus menerima nasibnya, dicoret dari daftar nama skuad Italia. Tim Azzuri akan turun menghadapi Azerbaijan dan Malta akhir pekan ini. Balotelli juga sudah absen di laga internasional sebelumnya, bulan lalu. Pelatih Italia Antonio Conte mengaku, membuang Mario Balotelli karena striker itu memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya di Liverpool. Namun ia […]

Internasional Liga Italia  - Nasib! Mario Balotelli Dicoret Lagi Dari Daftar Pemain Italia

Striker kontroversial Mario Balotelli sekali lagi harus menerima nasibnya, dicoret dari daftar nama skuad Italia.

Tim Azzuri akan turun menghadapi Azerbaijan dan Malta akhir pekan ini. Balotelli juga sudah absen di laga internasional sebelumnya, bulan lalu.

Pelatih Italia Antonio Conte mengaku, membuang Mario Balotelli karena striker itu memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya di Liverpool.

Namun ia menegaskan bahwa pintu tim nasional masih terbuka untuk mantan pemain depan Manchester City itu, dan ia bisa berjuang untuk memenangkan kembali tempat Azzurrinya.

Conte mengaku, itu adalah sebuah keputusan yang sulit untuk menghilangkan Balotelli dari skuadnya untuk dua laga kualifikasi Euro 2016 melawan Azerbaijan dan Malta.

Sekali pun Balotelli juga dicoretnya untuk laga kualifikasi serupa bulan lalu, namun menegaskan dirinya tidak membuang pemain berusia 23 tahun itu secara permanen.

“Mario telah memulai hidup baru,” kata Conte dalam konferensi persnya hari ini. “Itu tidak mudah dan saya percaya dia harus diberi waktu yang diperlukan untuk beradaptasi di Liverpool.”

“Kami secara seksama mengikuti dia, sama seperti kita memantau semua pemain Italia yang bermain di luar negeri.”

“Saya membuat pilihan, bukan pengusiran (“selections not exclusions”), dan itu adalah dua hal yang sama sekali berbeda.”

Kelakuan aneh Balotelli dan kesukaannya berbuat iseng telah membuat manajemen Liverpool menugaskan satu orang khusus menjagai pemain itu selama 24 jam. Ia diperlakukan seperti anak balita dengan pengawasan terus menerus. Si penjaga Balotelli itu bahkan ikut tidur di kos-kosan sang pemain.