Neymar Bahas Nasibnya Dengan Bos PSG

Neymar mengadakan pertemuan dengan pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery untuk membahas tentang transfer dirinya.

Sulitnya menjadi pemain sepak bola nomor 1 di PSG dan tinggal di Ibu kota paris membuat Neymar kesulitan beradaptasi.
Sulitnya menjadi pemain sepak bola nomor 1 di PSG dan tinggal di Ibu kota paris membuat Neymar kesulitan beradaptasi.

Neymar berbicara dengan bos Paris Saint-Germain, Unai Emery selama satu jam untuk membahas masalahnya sejak kepindahannya ke Parc des Princes, menurut jurnalis asal Spanyol, Guillem Balague.

Bintang asal Brasil, Neymar (25 tahun) keluar dari Barcelona untuk menyelesaikan perpindahan ke PSG musim panas ini dengan biaya transfer rekor dunia Rp 3,4 triliun.

Neymar mengaku kepada mantan rekan setimnya di Barcelona, Luis Suarez dan Lionel Messi bahwa dia menyesal pindah ke PSG, tapi Balague mengklaim bahwa hal itu sekarang sudah dibereskan setelah pembicaraan dengan petinggi klub.

Kekhawatiran tersebut terkait dengan tekanan menjadi nomor 1 di klub dan beradaptasi dengan kehidupan di ibukota Prancis.

Balague mengatakan kepada Yahoo: “Saya tidak ragu lagi bahwa beberapa saat Neymar mungkin telah mengungkapkan semacam keraguan mengenai segala aspek mengenai klub dan negara barunya.”

“Tapi sumber saya di klub mengatakan kepada saya bahwa percakapan terakhir dari sang pemain dan pelatih, yang terjadi sebelum pemain menjalani tugas internasional, bahwa Neymar dengan cepat meyakinkan pelatih tentang kesetiaan dan dukungannya.”

“Percakapan positif dan emosional antara keduanya terjadi hampir satu jam, barangkali ini pertama kalinya kedua pria tersebut saling nyambung, dan Neymar mengerti bahwa Emery bekerja sekeras mungkin dalam adaptasi pemain, termasuk memberi dia ruang dan kesabaran yang diperlukan agar Neymar dapat lebih percaya diri dalam lingkungan barunya.”

“Pelatih juga mencapai kesimpulan yang lebih rinci tentang tekanan macam apa yang akan di dapat seorang jika ingin menjadi yang terbaik di dunia.”

“Apakah Neymar benar-benar mengatakan bahwa dirinya telah membuat kesalahan dengan meninggalkan klub saat dia kembali ke Barcelona baru-baru ini?

“Saya tidak ragu bahwa pindah ke negara dan kota baru sangat sulit bagi Neymar, yang menemukan kesulitan yang sama persis saat tiba di Barcelona.”

“Tapi itu hanya bagian dari proses, bagian dari perjalanan yang harus dia lakukan dan saat dia bisa beradaptasi di Barcelona, ​​maka dia akan mencoba untuk tinggal dengan bahagia di Paris. Dia bermaksud untuk melakukan itu.”

“Jauh di lubuk hatinya dia tahu dia harus beradaptasi terlebih dahulu dengan kota baru serta gaya hidup di sana dan kedua perannya sebagai nomor pemain satu di klub.”

“Ini tentunya tidak akan menjadi perjalanan yang sangat mudah, itulah sebabnya saya sangat mengagumi Ronaldo dan Messi yang telah melakukannya di klub masing-masing begitu lama dan dengan begitu banyak perbedaan.”

Sepakbola.cc