Neymar Perlahan Gembosi Barcelona

  • Dendam Neymar pada Barcelona belum kunjung usai. Ia kini menginginkan PSG untuk merebut gelandang Sergio Busquets.

Sergio Busquets

Neymar hengkang dari Barcelona dan bergabung ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan biaya transfer rekor dunia sebesar Rp 3,4 triliun pada bulan Agustus 2017.

Sebagai pemain termahal di dunia, Neymar bisa dibilang sosok paling berpengaruh dalam sejarah klub.

Media Spanyol, Diario Gol melaporkan bahwa Neymar menggunakan posisinya di klub tersebut untuk mendorong tawaran bagi bintang Barcelona, Sergio Busquets.

Pemain asal Spanyol itu telah menjadi tim reguler sejak melakukan debutnya di tahun 2008 silam, saat Pep Guardiola masih menjadi pelatih di Camp Nou.

Dia terus masuk ke Starting XI setiap minggunya, dan Busquets telah bermain di semua 11 pertandingan klub di bawah kepemimpinan Ernesto Valverde musim ini.

Tapi Diario Gol mengatakan bahwa terlepas dari kecintaan sang pemain kepada Barcelona, ​​Busquets diinginkan oleh Neymar di Prancis.

Konon pemain asal Brasil tersebut merasa Busquet adalah tiket untuk PSG bisa menjuarai Liga Champions.

Raksasa Ligue 1 sudah memiliki lini tengah yang berkualitas, dengan Marco Verratti dan Adrien Rabiot yang terus berkembang. Tapi Neymar menganggap Busquets akan membuat PSG bermain lebih bagus lagi.

Kontrak sang gelandang di Barcelona akan berakhir pada 2021, dengan klub memiliki opsi untuk memperpanjangnya selama dua tahun.

Dia diduga ingin menjadi pemain yang bermain untuk satu klub saja dan akan mengakhiri karirnya di Catalonia.

Namun, jika Neymar berhasil mendapatkan yang ia mau, maka transfer sensasional bisa terjadi.

Sementara itu, legenda Barcelona Xavi mengatakan Busquets menjadikannya pemain yang lebih baik saat berada di klub.

“Mereka yang menonton dari jauh mungkin tidak menghargai atau melihat segala sesuatu yang dilakukan Busi (Busquets) di lapangan, tapi mereka yang bermain dengannya tahu dia unik,” katanya.

“Dia memperbaiki segala sesuatu di sekitarnya, dia membuat saya menjadi pesepak bola yang lebih baik, mengapa? Itu sangat sederhana, karena dia memastikan bahwa saya akan menerima bola.”

“Di ruang ganti dia juga seorang pemimpin, kepribadian fantastis yang tahu kapan harus bercanda dan kapan harus serius, Busi (Busquets) adalah profesional yang luar biasa.”