Patrice Evra Mengaku Diincar Banyak Klub

Setelah dipecat Olympique Marseille, Patrice Evra berjanji akan ‘kembali lebih kuat dari sebelumnya’. Dia juga mengaku tetap diminati banyak klub.

Patrice Evra

Patrice Evra diganjar sanksi larangan bermain di kompetisi antarklub Eropa selama tujuh bulan ke depan, atau sampai 30 Juni 2018, dan denda 10 ribu Euro atau sekitar Rp157 juta. Sanksi ini diberlakukan setelah Evra menendang kepala seorang suporter Marseille jelang pertandingan Liga Europa antara Marseille melawan Vitoria Guimaraes awal bulan ini.

Karena larangannya hanya berlaku untuk kompetisi klub UEFA, maka Evra pun masih bisa bermain di liga domestik. Evra yang juga pernah membela Juventus itu mengatakan dalam sebuah postingan video di akun Instagram-nya bahwa dia tetap optimis dengan masa depannya.

“Hari yang cerah. Anda semua tahu, ini hari Senin, Senin yang penuh bahagia. Terkadang hidup, Anda tahu, Anda bisa rasa sangat berat, tapi Anda harus selalu tersenyum dan tentu saja tetap mencintai hidup ini,” ujar Evra dalam videonya tersebut.

“Saya bersumpah kepada Tuhan bahwa saya akan kembali lebih kuat seperti sebelumnya. Selalu ada energi positif. Jangan malas. Saya tidak tahu apa yang sedang Anda lakukan saat ini, tapi saya, saya mendorong sebuah mobil karena saya ingin menjadi lebih baik dan lebih baik dari sebelumnya,” lanjut Evra.

Agen Evra, Federico Pastorello, juga mengatakan, karir mantan pemain Timnas Prancis itu belum berakhir.

“Dia tahu dia sudah lakukan kesalahan, tapi karirnya tidak berakhir di sini,” kata Pastorello kepada La Gazzetta dello Sport.

“Dia tak ingin karirnya berakhir seperti ini. Secara fisik, dia dalam kondisi lebih baik sekarang daripada lima atau enam tahun yang lalu, dan banyak klub telah menanyakannya,” tandasnya.

Evra telah dikaitkan dengan transfer ke Napoli, yang baru saja kehilangan bek kiri regulernya, Faouzi Ghoulam, yang alami cedera ligamen lutut. Namun, Pastorello mengatakan, Evra tidak mungkin kembali ke Italia.

“Patrice tidak bisa melihat dirinya bermain di Serie A lagi, setelah bertahun-tahun ia berada di Juventus,” tambah Pastorello.

“Kami tidak mengecualikan apapun, bahkan bukan Azzurri [Napoli], tapi saya pikir itu akan rumit,” ujarnya.

Evra pernah habiskan masa dua setengah musim bersama Juventus, sebelum gabung Marseille pada Januari lalu. Namun, di Marseille, dia baru bermain dalam empat pertandingan Ligue 1 musim ini, sebelum awalnya diskors dan kemudian dipecat karena menendang wajah suporter yang mengejeknya.

Sepakbola.cc