Pelatih Jerman Minta Wasit Cermati Kecurangan Tuan Rumah

28

Pelatih Jerman Joachim Loew merasa kuatir dengan pendekatan ‘brutal’ Brasil dalam beberapa pertandingan terakhir, dan minta wasit mewaspadai taktik tersebut. Brasil vs Jerman akan saling berlaga Rabu dinihari WIB di Belo Horizonte, dengan wasit asal Meksiko Marco Rodriguez sebagai pengadil. Loew adalah salah satu dari banyak pengamat yang menyoroti partai perempatfinal antara Brasil vs Kolombia, […]

Internasional Piala Dunia  - Pelatih Jerman Minta Wasit Cermati Kecurangan Tuan Rumah

Pelatih Jerman Joachim Loew merasa kuatir dengan pendekatan ‘brutal’ Brasil dalam beberapa pertandingan terakhir, dan minta wasit mewaspadai taktik tersebut.

Brasil vs Jerman akan saling berlaga Rabu dinihari WIB di Belo Horizonte, dengan wasit asal Meksiko Marco Rodriguez sebagai pengadil.

Loew adalah salah satu dari banyak pengamat yang menyoroti partai perempatfinal antara Brasil vs Kolombia, dan menilai pendekatan kedua belah pihak sering “brutal dan hampir melewati batas.”

“Harapan saya, atau apa yang saya harapkan, adalah bahwa wasit Rodriguez terus mengawasi hal-hal ini,” kata Loew. “Di Eropa tidak akan ada 22 pemain di lapangan pada akhir laga. Ada banyak pelanggaran keras dari belakang, dan dari samping. Anda harus melihat bahwa sisi fisik ini brutal dan harus dihentikan karena Anda tidak akan memiliki Neymar, Messi (di akhir pertandingan) tapi hanya semua pemain sisanya yang telah merusak pertandingan.”

Neymar, bintang terbesar Brasil, patah ruas tulang belakang di akhir pertandingan itu setelah terkena hantaman lutut pemain lawan di tulang belakang, cedera yang membuatnya absen dari sisa Piala Dunia.

Loew memulai konferensi pers dengan sekali lagi menyatakan penyesalannya bahwa Neymar akan melewatkan pertandingan. Kapten Brazil sekaligus bek Thiago Silva juga keluar karena akumulasi kartu kuning.

“Seorang pemain terbaik hilang berarti lapisan lain akan mengambil alih tanggung jawab dan saya yakin mereka akan bermain untuk Neymar dan Thiago,” kata Loew. “Tak seorang pun boleh berpikir bahwa tidak adanya Neymar atau Thiago Silva adalah kerugian. Dengan Dante bermain Anda tidak bisa mengharapkan dia main buruk, terutama melawan Jerman.”

Bek tengah Dante, yang diperkirakan akan menggantikan Silva, bermain untuk Bayern Munich dan menjadi rekan satu tim dari banyak pemain Jerman.

Menurut Loew, Brasil akan berkomitmen, penuh gairah dan emosi serta mendapat “dukungan dari 200 juta rakyat” tetapi Jerman seharusnya tidak menyesuaikan diri dengan permainan lawan dan akan mencoba untuk menentukan gayanya sendiri.

“Kami percaya diri dan jika kita berhasil untuk bermain sampai batas kemampuan kami, harapan kami mencapai final tidaklah sejelek itu,” kata Loew.

Loew mengatakan, 22 pemain yang tersisa dalam skuadnya fit dan siap untuk bermain. Bek Shkodran Mustafi tidak akan bisa turun karena cedera otot kaki.

Loew mengatakan Brasil tetap menjadi favorit meskipun tidak adanya bintang-bintang top.

“Semifinal ini terasa spesial, pertarungan dari dua benua, dua tim Eropa melawan dua tim Amerika Selatan,” katanya.

Di semifinal lain pada Kamis dinihari WIB, Argentina akan menghadapi tantangan Belanda di Sao Paulo.

Jerman, juara dunia tiga kali, yang lolos ke semifinal di empat Piala Dunia terakhir berharap untuk bisa mencapai final pertamanya sejak tahun 2002, ketika mereka kalah dari Brasil pada satu-satunya laga dua negara itu di ajang Piala Dunia.