Pelatih Perancis Bosan Bicara Soal Karim Benzema

Pelatih tim nasional Perancis Didier Deschamps mengaku bosan mendengar pertanyaan perihal masa depan Karim Benzema di skuadnya.

Karim Benzema

Walau tidak dipanggil ke skuad saat ini, Didier Deschamps enggan berbicara soal kemungkinan membuka sedikit pintu bagi Karim Benzema untuk kembali ke tim nasional Prancis untuk laga-laga Internasional.

Bintang Real Madrid itu tidak lagi membela Le Bleus sejak dituduh terlibat kasus pemerasan kepada Mathieu Valbuena pada 2015 silam.

Meski membantah, Benzema menemukan dirinya tidak diikutsertakan di dalam skuad Euro 2016 atas permintaan para petinggi negara Prancis.

Tak pelak ia melayangkan tuduhan bahwa Deschamps telah bertindak rasis hanya atas dasar bahwa dirinya bukan warga pribumi Prancis.

Patrice Evra membantah tuduhan Benzema dan membela sang pelatih yang menurutnya tidak bersikap rasial, namun hingga saat ini ia tidak jua dipanggil.

Pada wawancara beberapa waktu silam, Karim Benzema yakin dirinya tidak akan pernah dipanggil lagi ke timnas dan Didier Deschamps bosan dengannya.

“Apakah Anda [jurnalis] akan menempatkan pertanyaan itu setiap kali sebelum pertandingan?” tutur Deschamps pada konferensi pers sebelum laga persabatan versus Jerman.

“Beritanya tentang tim nasional Perancis melawan Wales dan sekarang Jerman, sebuah laga prestise.”

“Buka semua perdebatan yang Anda inginkan, tapi pemain yang saya pilih dan saya yakini sepenuh hati, layak mendapatkan sedikit rasa hormat. Saya tidak terganggu. Pertanyaan itu membosankan, namun saya bisa menerimanya.”

Prancis menjadi salah satu unggulan menjadi juara Piala Dunia 2018, namun Didier Deschamps tidak ingin jumawa sebab Jerman lebih pantas menjadi favorit.

“Saya mempertimbangkan Jerman berada di atas kami. Dengan pengalaman mereka dalam beberapa tahun terakhr, ada pengalaman bermain bersama.”

“Itu membutuhkan waktu di level internasional. Anda hanya tinggal melihat petualangan mereka di 2004 hingga 2006, dan kemudian mereka meraih trofi tertinggi [Piala Dunia] delapan tahun kemudian [2014].”

“Para pemain mereka telah mengumpulkan titel liga dan Liga Champions. Dalam urusan itu, kami sedikit tertinggal.”

Sepakbola.cc