Pemain Bintang Yang Dicuekin Pelatih: Carlos Tevez

13

  Di ajang Piala Dunia kali ini ada sederet pemain bintang yang absen dari skuad tim nasionalnya. Macam-macam alasannya: tidak cocoklah dengan strategi pelatih, performa saat main di klubnya jauh di bawah standar, atau karena bertengkar dengan PSSI-nya masing-masing. Salah satunya adalah Carlos Tevez. Pemain bintang yang satu ini tidak pernah benar-benar berharap untuk berada dalam pesawat […]

 

Internasional Liga Italia Piala Dunia  - Pemain Bintang Yang Dicuekin Pelatih: Carlos Tevez

Di ajang Piala Dunia kali ini ada sederet pemain bintang yang absen dari skuad tim nasionalnya. Macam-macam alasannya: tidak cocoklah dengan strategi pelatih, performa saat main di klubnya jauh di bawah standar, atau karena bertengkar dengan PSSI-nya masing-masing.

Salah satunya adalah Carlos Tevez.

Pemain bintang yang satu ini tidak pernah benar-benar berharap untuk berada dalam pesawat ke Brasil. Ia telah diasingkan oleh pelatih Alejandro Sabella sejak tahun 2011. Pemain berusia 30 tahun ini sebenarnya masih produktif, top scorer kedua dengan 19 gol di Serie A musim 2013-14 setelah Ciro Immobile, dan membawa Juventus meraih perolehan poin tertinggi dalam sejarah, 100 poin.

Meskipun memperlihatkan rekor klub yang mengesankan, Tevez selalu menghadapi tugas berat untuk meyakinkan Sabella di antara sederetan nama besar pemain depan lainnya: Lionel Messi, Gonzalo Higuain, dan Sergio Aguero.

Untuk menghindari rasa malu, sejak awal Tevez sudah mengatakan, akan membawa keluarganya ke Disneyland musim panas ini. Hal itu dikatakan jauh sebelum Sabella mengeluarkan susunan nama skuad terakhirnya. Dan sekali lagi, tanpa Tevez di dalamnya.

Memang kasihan, tapi Tevez selama bertahun-tahun tidak pernah mencoba menolong dirinya sendiri agar masuk skuad tim nasional. Berkali-kali ia telah berbicara secara terbuka tentang keinginannya pensiun dari tugas tim nasional karena perjalanan bolak-balik yang melelahkan dari dan ke Argentina. Dan ketika ia dimasukkan dalam skuad untuk Copa America 2011 atas dasar  kampanye media, keinginan fans, dan desakan anggota kabinet, apa yang ia lakukan? Tevez muncul dengan kelebihan berat badan 6 kilogram, tampil di bawah performa terbaiknya, dan kehilangan satu kesempatan tendangan penalti.

Lihat kegagalannya mengeksekusi penalti di video berikut:

Segera setelah itu, karir klubnya tampaknya berada di luar kendali, dengan pertengkarannya yang terkenal vs pelatih Roberto Mancini, yang kemudian memaksanya selama lebih dari empat bulan duduk di bangku cadangan di Manchester City. Setelah itu ia sempat merasakan menjadi juara Premier League sebelum pindah ke Juve dan menambahkan satu gelar liga Italia. Banyak yang berharap kebangkitan serupa terjadi di balik jersey tim nasional.

Pengasingan Tevez saat ini bertepatan dengan penampilan di babak kualifikasi paling meyakinkan yang pernah dilalui Albiceleste dalam sejarah Piala Dunia. Terang saja pelatih tidak ingin mengubah apa pun dari the winning team yang sudah ada. Sebaliknya, figur Tevez mewakili era skuad Argentina yang tidak punya persiapan memadai, tidak mumpuni, dan tidak siap memenangkan Piala Dunia.

Nanti ketika mereka menghadapi Bosnia-Herzegovina pada tanggal 15 Juni semuanya akan menjadi lebih jelas. Jika mereka berhasil memenangkan Piala Dunia maka Alejandro Sabella selamanya akan tetap menjadi pahlawan nasional. Tapi jika gagal, dia akan selalu diganggu dengan pertanyaan semua orang, “Mengapa tidak memasukkan Tevez?”

Cek pemain Serie A lainnya yang juga gagal masuk skuad nasional.