Pemain Manchester City U21 Tinggalkan Lapangan Saat Lawan Klub Kroasia

  • Patrick Vieira dan skuad Manchester City U21 berhenti berlaga dan meninggalkan pertandingan saat gelandang mereka asal Prancis, Seko Fofana, diduga medapat tindakan rasialis dari pemain klub Kroasia, HNK Rijeka. Manchester City kini ingin berbicara dengan Asosiasi Sepakbola Kroasia pada Rabu setelah klub Manchester City U21  berjalan meninggalkan laga saat paruh pertama pertandingan persahabatan melawan HNK Rijeka akibat pelecehan rasial […]

Internasional Liga Inggris  - Pemain Manchester City U21 Tinggalkan Lapangan Saat Lawan Klub Kroasia

Patrick Vieira dan skuad Manchester City U21 berhenti berlaga dan meninggalkan pertandingan saat gelandang mereka asal Prancis, Seko Fofana, diduga medapat tindakan rasialis dari pemain klub Kroasia, HNK Rijeka.

Manchester City kini ingin berbicara dengan Asosiasi Sepakbola Kroasia pada Rabu setelah klub Manchester City U21  berjalan meninggalkan laga saat paruh pertama pertandingan persahabatan melawan HNK Rijeka akibat pelecehan rasial terhadap gelandang mereka asal Prancis, Seko Fofana.

Patrick Vieira, pelatih pengembangan skuad elit Manchester  City atau lebih dikenal dengan Manchester City’s EDS , menyetujui keputusan untuk menarik pemain dari lapangan di Novigrad setelah berdiskusi dengan staf pelatih dan pejabat klub.

Fofana, 19 tahun, dikeluarkan dari laga karena  membalas dengan dugaan komentar rasis yang dibuat oleh pemain Rijeka, sebuah insiden yang mendorong walk-off para pemain City tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dilontarkan setelah pertandingan pada Selasa malam, City mengatakan: “Laga Manchester City EDS U-21 dengan HNK Rijeka hari ini telah dibatalkan karena insiden dugaan pelecehan rasial terhadap gelandang muda klub, Seko Fofana oleh anggota tim lawan.”

“Setelah insiden yang terjadi saat babak pertama berlangsung, keputusan itu diambil oleh staf manajemen untuk menarik tim Manchester City dari lapangan dan membatalkan permainan. Perwakilan klub di Kroasia dan di Manchester yang bekerjasama dengan para pejabat, penyelenggara pertandingan dan Asosiasi Sepakbola Kroasia akan menyelidiki hal ini lebih lanjut. ”

Itu adalah kejadian episode keempat terkait rasisme terhadap pemain City dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Februari 2012, mantan penyerang City, Mario Balotelli, menjadi korban pelecehan rasial selama pertandingan Liga Europa melawan FC Porto di Portugal, yang menyebabkan tim tuan rumah didenda £ 16.700 oleh UEFA.

UEFA juga menghukum CSKA Moskow Oktober lalu setelah teriakan rasis  diarahkan Yaya Touré selama laga Liga Champions di ibukota Rusia. CSKA didenda £ 42.800 dan memerintahkan untuk menutup sebagian dari Khimki Arena.

Pada bulan Maret, pemain Manchester City EDS, Devante Cole, diduga diludahi dan mengalami pelecehan rasial selama pertandingan  UEFA Youth League melawan Atletico Madrid di Spanyol. Atlético didenda € 10.000 oleh UEFA dan diperintahkan untuk sebagian menutup stadion mereka.