Penanduk Hidung Thiago Motta Terancam Hukuman Dua Tahun

Brandao menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial Facebook dan Twitter, meski kemudian menghapusnya untuk alasan yang tidak diketahui. Pemain asal Brasil ini adalah orang yang menanduk wajah Thiago Motta, pemain kelahiran Brasil yang menjadi warga negara Italia, usai laga Paris Saint Germain vs Bastia yang berakhir 2-0, akhir pekan lalu. Insiden itu terjadi di lorong […]

Internasional  - Penanduk Hidung Thiago Motta Terancam Hukuman Dua Tahun
Brandao menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial Facebook dan Twitter, meski kemudian menghapusnya untuk alasan yang tidak diketahui.

Pemain asal Brasil ini adalah orang yang menanduk wajah Thiago Motta, pemain kelahiran Brasil yang menjadi warga negara Italia, usai laga Paris Saint Germain vs Bastia yang berakhir 2-0, akhir pekan lalu.

Insiden itu terjadi di lorong ruang ganti dan terekam kamera CCTV serta disaksikan ofisial pertandingan, media, serta teman-teman kedua klub.

Menurut aturan FFF (PSSI-nya Prancis) jika korban menderita cedera yang menyebabkannya harus absen selama satu pekan maka si pelaku bisa dikenai hukuman larangan bertanding selama dua tahun. Jika kurang dari satu pekan si korban sudah bisa kembali bermain bola, maka hukumannya hanya satu tahun saja.

Entah apa yang ada di benaknya, tapi Brandao yang sempat memposting ucapan minta maaf kepada Thiago Motta di akun Facebooknya serta Twitter, kemudian menghapus status itu dalam waktu beberapa jam saja.

“Saya ingin meminta maaf kepada Thiago Motta dan semua rekan tim saya untuk tindakan ini. Saya minta maaf atas tindakan saya itu, tapi tolong juga [saya] dipahami,” katanya melalui akun sosmed, sebelum menghapusnya kemudian.

Di era digital, pesan semacam itu bisa dengan mudah ditelusuri sekalipun sudah dihapus. Jejaknya pun tetap masih ada.

Presiden klub PSG klub Nasser Al Khelaifi telah menyerukan dijatuhkannya hukuman bermain seumur hidup bagi Brandao.

Sedangkan klub Bastia memilih untuk tidak mengambil tindakan terhadap pemain mereka, sembari menyebut bahwa pemain berusia 34 tahun itu telah diprovokasi.

Dalam pernyataan resminya Bastia telah “mengutuk tegas” aksi tandukan Brandao dengan Thiago Motta tetapi menolak untuk mengambil tindakan terhadap pemain depan asal Brasil tersebut. Klub tersebut menyerahkan hukuman kepada otoritas sepak bola Prancis, FFF.

“SC Bastia mengutuk tegas sikap striker Brandao pada Thiago Motta setelah peluit akhir pertandingan antara PSG dan Bastia,” demikian pernyataan di situs resmi klub. “Menunggu berita tambahan, Sporting [Bastia] belum mengambil kemungkinan tindakan lebih lanjut dalam hal ini.”

Bastia secara tersirat menyebut Brandao telah diprovokasi, dengan mengatakan, “Kami menyesali perilaku kurang lebih sama yang tidak dapat diterima atau beberapa pemain yang selalu menghina dan memprovokasi lawan mereka.”

Nah!